Prosesi Bakar Batu di Jayapura Tandai Perdamaian Papua

Jum'at, 06 September 2019 - 01:12 WIB
Prosesi Bakar Batu di...
Prosesi Bakar Batu di Jayapura Tandai Perdamaian Papua
A A A
JAYAPURA - Untuk meredam konflik horizontal pasca demo ricuh warga Papua di Jayapura pada Kamis (29/8/2019) lalu, berbagai pihak berupa keras meminta warga untuk tidak terprovokasi. Salah satu cara yang dilakukan berupa pendekatan budaya semisal prosesi Bakar Batu untuk simbol perdamaian kembali yang digelar di Sentani, Kamis (5/9/2019).

Acara adat yang dihadiri ratusan warga Papua khususnya wilayah pegunungan ini dilakukan di Lapangan Hawai, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Hadir dalam acara tersebut Irjen Paulus Waterpauw, dan Irjen Martuani Sormin. Keduanya adalah mantan Kapolda Papua yang kini telah menjabat di Mabes Polri. Hadir juga tokoh adat dari Masyarakat Pegunungan Papua.

Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam kesempatan itu mengaku apresiasi atas kesediaan warga Papua khususnya wilayah pegunungan di Jayapura yang hadir dalam acara Perdamaian Bakar Batu itu.

"Kita diutus Kapolri untuk ini. Kita mencoba menerjemahkan dengan sisi yang berbeda. Kita apresiasi kehadiran masyarakat dalam acara ini. Puji Tuhan, sebetulnya belum bisa saat ini, tapi mereka berkenan hadir, ini luar biasa," ujar Paulus.

Dirinya berharap, dengan proses adat bakar batu bisa membuat masyarakat tenang atas permasalahan yang terjadi. "Ya dengan duduk bersama begini, semoga semuanya kembali normal seperti dulu. Masyarakat hidup saling berdampingan. Dan tidak ada yang terprovokasi lagi. Masyarakat sadar akan pentingnya kondisi yang kondusif," tuturnya.

Sementara, Tokoh Masyarakat Wilayah Adat Mee Pago, Distrik Demta, Marthiunus Kogoya dalam kesempatan itu mengungkapkan perdamaian bagi semua warga masyarakat di Jayapura. "Dengan Bakar Batu semoga semuanya kembali kondusif, kembali aman. Apapun profesinya bisa aman dalam bermasyarakat, bekerja dengan aman, mau yang di kantor, mahasiswa, guru atau pelayan Tuhan, semua aman," ucapnya.

Dirinyapun meminta semua pihak tidak termakan isu provokasi yang malah akan memperkeruh suasana di Jayapura. "Jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Masyarakat harus sadar kita butuh hidup berdampingan yang aman itu," pungkasnya.

Kegiatan bakar batu atau dalam bahasa Papua disebut 'Barapen', turut dihadiri Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Bupati Kabupaten Jayapura dan unsur Muspida Papua.
(kri)
Berita Terkait
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Kronologi Aksi Saling...
Kronologi Aksi Saling Serang Antar Suku di Kabupaten Jayawijaya Papua
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
27 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
44 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
53 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved