Ganjar Klaim Lulusan SMK Jawa Tengah Digaji Rp25 Juta/Bulan

Kamis, 05 September 2019 - 14:42 WIB
Ganjar Klaim Lulusan...
Ganjar Klaim Lulusan SMK Jawa Tengah Digaji Rp25 Juta/Bulan
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memamerkan keberhasilan SMK Jawa Tengah. Sejumlah lulusan yang menjadi tenaga kerja terampil sehingga mendapatkan gaji tinggi di perusahaan-perusahaan besar.

“Lulusan-lulusan SMK Jawa Tengah gajinya Rp9 juta hingga Rp25 juta lho. Mereka dari keluarga miskin 100%, maka otomatis dengan gaji segitu strata ekonomi keluarganya langsung terangkat,” jelas Ganjar, Kamis (5/9/2019).

SMK Jawa Tengah yang kini baru ada tiga unit, yakni di Semarang, Purbalingga, dan Pati. Tahun 2020 telah dianggarkan pembangunan untuk 15 SMK boarding school khusus siswa miskin. Seluruh siswanya gratis biaya pendidikan, buku, seragam, praktikum serta diasramakan dengan pemenuhan seluruh kebutuhan hidup. “Kita pusatkan di 15 kabupaten yang masih kategori miskin di Jawa Tengah,” tegas Ganjar.

Tahun depan, Jateng memulai program sekolah gratis. Meski ketinggalan dari Jawa Timur yang sudah memulai sejak tahun ajaran 2019, namun Jateng boleh berbangga karena gaji guru honorer SMA/SMK sudah setara UMK.

“Kita memang mulai dari tenaga pendidik dulu agar sejahtera, maka guru honorer harus UMK. Tahun depan seluruh siswa SMA/SMK gratis biaya pendidikan,” katanya.

Setelah dikalkulasi, kata Ganjar, setidaknya butuh Rp1,6 triliun untuk membiayai pendidikan gratis. Program ini pun telah disampaikan di hadapan 120 anggota DPRD Jateng periode 2019-2024 yang baru dilantik Selasa 3 September 2019.

“Saya minta teman-teman DPRD ini untuk ikut mendukung politik anggaran pendidikan, kita pastikan tahun ajaran depan siswa SMA SMK dan SLB bebas SPP,” katanya.

Menurut Ganjar, jika biaya pendidikan di-cover pemerintah, maka satu beban hidup warga miskin berkurang. Uangnya bisa digunakan menutup kebutuhan lain.

Selain program tersebut, tahun ini pihaknya juga menggenjot program beasiswa 10.000 siswa miskin, Jamkesda 901.770 jiwa, bantuan tunai untuk 12.764 warga nonproduktif, pembangunan 25.000 rumah layak huni, sambungan listrik murah 15.000 kepala keluarga, dan jambanisasi 10.000 kepala keluarga. “Per Maret 2019 posisi kemiskinan kita di 10,8%, tahun 2020 kita targetkan 9,8%,” tegas Ganjar.
(wib)
Berita Terkait
Bangun Desa, Ganjar...
Bangun Desa, Ganjar Pranowo Gelontorkan Rp8,4 Triliun
Forum Guyub Rukun Jawa...
Forum Guyub Rukun Jawa Tengah Gaungkan Aksi Cinta Damai
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Soal Pemerintah Impor...
Soal Pemerintah Impor Beras, Ini Sikap Gubernur Jateng
Kesaksian Kepala Biro...
Kesaksian Kepala Biro Umum Jateng Tentang Ganjar: Banyak Bawa Perubahan
Jawa Tengah Tunda Pembelajaran...
Jawa Tengah Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Semua Belum Pasti
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
Besar Pajak Harus Dibayar...
Besar Pajak Harus Dibayar Jika Punya Gaji Rp5 Juta per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved