6.000 Pasukan Gabungan TNI/Polri Digelar Beri Rasa Aman ke Warga Jayapura

Rabu, 04 September 2019 - 19:38 WIB
6.000 Pasukan Gabungan...
6.000 Pasukan Gabungan TNI/Polri Digelar Beri Rasa Aman ke Warga Jayapura
A A A
JAYAPURA - Sekitar 6.000 pasukan gabungan TNI Polri dari berbagai daerah di Indonesia di droping ke Jayapura, Papua pasca-demo ricuh. Kehadiran ribuan aparat ini diperuntukkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di Kota Jaya atas isu yang terus dihembuskan kelompok haluan kiri untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa di Papua.Pasukan yang digelar terdiri dari beberapa Batalyon Raider, Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), Pasukan Brimob dari sejumlah Polda disamping Personel Kodam XVII/Cenderawasih dan BKO serta jajaran Polda Papua.

"Aparat bukan untuk menakutkan nakuti masyarakat, namun untuk memberikan rasa aman. Kita bergandengan tangan dengan PUPR dan Kemensos. Jika sudah keamanan berhasil ditangani, maka ada langkah lanjutan," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada awak media di Lanud Silas Papare, Rabu (4/9/2019).
6.000 Pasukan Gabungan TNI/Polri Digelar Beri Rasa Aman ke Warga Jayapura

Menurut Kapolri, pasukan yang telah diploting pada beberapa titik sentral di Jayapura dan sekitarnya akan melakukan setting keamanan. Misalkan di Sentani ekonomi, sarana pelayanan publik dan lainnya.

"Kita akui beberapa waktu lalu kepercayaan publik terhadap keamanan berkurang. Sehingga dengan adanya pasukan ini, akan mengembalikan rasa kepercayaan itu. Dan kita nanti akan koreksi rame-rame dengan bapak Panglima apa yang kurang. Pasukan kita datangkan bukan untuk disimpan, namun untuk digelar," jelas Kapolri.

Kapolri juga menegaskan statement Gubernur Papua atas hasil pertemuannya beberapa waktu lalu. Kapolri menyebut Gubernur Papua Lucas Enembe akan menyampaikan kepada tokoh haluan kiri untuk tidak bertemu lagi.

"Bapak Gubernur menyampaikan bahwa beliau akan menyampaikan kepada tokoh tokoh yang ada termasuk yang garis keras, bahwa beliau tidak akan ada lagi demo. Kenapa karena demo demo ujung-ujungnya adalah anarkistis," ucapnya.

Dijelaskan kaitan aksi demo yang banyak disalah persepsikan adalah UU yang mengatur. Sesuai Undang Undang untuk kebebasan menyampaikan pendapat diatur pada pada UU Nomor 9 Tahun 1998, namun yang perlu diingat, pada Pasal 6 ada aturan yang mengatur dalam penyampaian pendapat itu.

"Ada 4 point yang tidak boleh dilakukan atau dilanggar, yakni mengganggu ketertiban publik, mengganggu hak asasi orang lain, harus menggunakan etika dan moral, dan keempat harus memelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Kalau empat ini ada potensi dilanggar, maka Kapolda saya sudah perintahkan mengeluarkan maklimat untuk mencegah potensi melanggar itu,"pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Truk Pasukan Raider...
Truk Pasukan Raider Masuk Jurang di Intan Jaya Ini Kronologinya
Ini Daftar Prajurit...
Ini Daftar Prajurit Raider Korban Truk Masuk Jurang di Intan Jaya Papua
Truk Angkut Pasukan...
Truk Angkut Pasukan Elite Masuk Jurang, 2 Prajurit Raider Gugur 15 Luka
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
46 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved