Tak Terima Aturan Ganjil Genap, Kantor Anies Digeruduk Sopir Taksi Online

Senin, 19 Agustus 2019 - 14:33 WIB
Tak Terima Aturan Ganjil...
Tak Terima Aturan Ganjil Genap, Kantor Anies Digeruduk Sopir Taksi Online
A A A
JAKARTA - Ratusan pengemudi taksi online menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Gedung Balai Kota, Gambir. Mereka geram lantaran tak terima dengan kebijakan perluasan ganjil genap.

Kapolsek Gambir Kompol Wiraga Dimas Tama memprediksi, massa berjumlah ratusan orang. Mereka datang dari sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Mereka dari kawasan Jabodetabek," kata Wiraga kepada wartawan di lokasi aksi, Senin (19/8/2019).

Dia menambahkan, ada sekitar 300 personel Polri yang disiagakan untuk mengawal aksi itu. "Personel gabungan dari Polsek, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda," jelas Wiraga.

Meski lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan macet, Wiraga mengatakan tak ada pengalihan arus. Ia hanya berharap, aksi berlangsung tertib dan pendemo menaati aturan mengingat kendaraan mereka diparkir di pinggir jalan "Aksi supaya tertib. Kami usahakan mediasi dengan Pemprov DKI," imbaunya.

Salah satu peserta aksi bernama Aji mengatakan, ganjil genap itu menyengsarakan para pengemudi yang biasa melewati jalur-jalur khusus. Seperti Sudirman hingga Thamrin.

''Dengan adanya perluasan ganjil genap ini. Penghasilan kami dikhawatirkan berkurang mengingat pergerakan mobil yang terbatas," kata Aji.

Aji mengatakan, kebijakan tersebut sangat dirasakan oleh para driver online. Karena dengan diperluasnya kebijakan tersebut akan mempersulit ruang gerak para driver taksi online tersebut untuk mencari pendapatan.

Dia juga mengatakan, saat ini jumlah driver taksi online sudah mencapai angka ribuan. Hal ini dikatakannya lantaran banyaknya paguyuban driver taksi online yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan di wadah organisasinya itu, banyak sekali komunitas yang juga tergabung di dalamnya.

"Tentu saja sangat khawatir sekali dengan nasib anggota yang mencapai ribuan ini," ujar anggota Persatuan Angkutan Sewa ini.

Karena pemberlakuan sistem ganjil genap tersebut dirasa sangat memberatkan ruang gerak para driver online itu. Wendra pun berharap agar Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan dapat melakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan tersebut.

Namun, dia bersyukur apa yang menjadi aspirasinya itu bersedia ditampung dan direspons sangat baik oleh Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani demi mendapat solusi terbaik. Aji berharap Pemprov DKI dapat mengkaji kembali aturan perluasan ganjil genap itu.

"Ketika hal regulasi saja akhirnya pihak Kemenhub bisa mulai membantu nasib kami, masa iya Pemprov DKI tidak mau prihatiin dengan apa yang dialami saudara-saudara saya semua dalam driver online," jelas Dipo (23) seorang peserta aksi.

Dia berharap, Anies bisa berdialog dengan para driver online untuk membahasa perluasan ganjil genap. Dia juga mengatakan, sebelum disahkan pada awal septembar nanti pihaknya ingin DKI mengkaji lebih dalamlagi.

"Suatu kehormatan bagi kami para driver online ini bilamana pihak Gubernur bisa mengajak kami untuk berdiskusi," kata Dipo.
(mhd)
Berita Terkait
Organda Sebut Pengecualian...
Organda Sebut Pengecualian Angkutan Online di Kawasan Ganjil Genap Langgar Putusan MA
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Ganjil Genap Sepeda...
Ganjil Genap Sepeda Motor hanya Picu Angkutan Umum Tambah Penuh Sesak
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
41 menit yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
9 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
12 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
13 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
14 jam yang lalu
Infografis
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Tak Terima Dicap Penjahat Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved