Kisah Perjalanan Bung Karno ke Gua Selarong

Minggu, 11 Agustus 2019 - 05:00 WIB
Kisah Perjalanan Bung...
Kisah Perjalanan Bung Karno ke Gua Selarong
A A A
Gua Selarong di Dusun Kembangputih, Kecamatan Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikenal sebagai tempat beristirahat Pangeran Diponegoro. Sejak dahulu, Gua Selarong menjadi lokasi yang dikunjungi banyak orang, termasuk Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno.

Dikisahkan, Soetardjo Kartohadikoesomo yang kala itu menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) berulang kali menganjurkan kepada Bung Karno dan Ibu Fatmawati untuk berkunjung ke desa untuk mempererat hubungan dengan rakyat yang dipimpinnya. Untuk diketahui, Soetardjo menjadi ketua DPA periode 1948-1950.

Dia pun menyarankan agar saat berkunjung ke desa tak perlu dikawal tentara atau polisi negara. Cukup istri saja yang mengawal. Bung Karno dan Ibu Fatmawati akhirnya memenuhi saran itu. Maka, berangkatlah Bung Karno dan istri serta Soetardjo dan istri ke Kabupaten Bantul, DIY.

Kala itu, Bung Karno ternyata juga ingin berziarah ke pertapaan Pangeran Diponegoro di Gua Selarong. Begitu rombongan yang menggunakan empat mobil tiba di tengah-tengah desa dan tersebar bahwa Bung Karno datang, berbondong-bondonglah rakyat ke lokasi tersebut. "Ini Bung Karno, Kepala Negara kita dengan istrinya," begitu kata Soetardjo.

Bung Karno dan Ibu Fatmawati pun begitu gembira dan segera mendekati warga desa yang dikunjunginya itu.Setelah itu, Bung Karno dan rombongan menuju Gua Selarong. Pamong desa yang hadir diminta oleh Soetardjo menjadi penunjuk jalan. Dengan menyeberangi sungai yang airnya tidak dalam, rombongan Bung Karno menuju Gua Selarong. Hingga siang hari mereka berada di sana.

Kemudian, dengan diiringi warga desa, Bung Karno kembali turun ke lokasi mobil diparkir. Rombongan Bung Karno pun kembali ke Yogyakarta. Kepada Soetardjo, Bung Karno menyebut sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan warga desa tersebut.

Sumber:
1. Setiadi Kartohadikusumo, Soetardjo: Pembuat "Petisi Soetardjo" dan Perjuangannya. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1990.
(zik)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
1 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
1 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
1 jam yang lalu
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
2 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
3 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved