Belajar Aplikasi RKBMD, Pemkot Sibolga Kunjungi BPKAD Kota Pekanbaru

Kamis, 01 Agustus 2019 - 14:18 WIB
Belajar Aplikasi RKBMD,...
Belajar Aplikasi RKBMD, Pemkot Sibolga Kunjungi BPKAD Kota Pekanbaru
A A A
PEKANBARU - Rombongan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (31/7/2019) siang kunjungi BPKAD Kota Pekanbaru. Kedatangan rombongan BPKAD Sibolga bertujuan pelajari aplikasi Rancangan Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD).

Kunjungan rombongan BPKAD Sibolga ini disambut langsung Kepala Bidang BPKAD Pekanbaru, Delfino Efka diruang rapat BPKAD.

Delfino Efka ketika di wawancara menyebutkan, dijadikannya BPKAD sebagai rujukan dikarenakan baru BPKAD Pekanbaru yang menjalankan aplikasi RKBMD.

"Mereka mau melihat pengolan aset melalui aplikasi RKBMD. Pihak Pemkot Sibolga melalui BPKAD melakukan kunjungan dalam rangka study comparison tentang pengelolaan barang milik daerah, khususnya tentang perencanaan pengadaan barang melalui sistem aplikasi RKBMD terpadu. Berdsarkan data dan informasi yang membuat aplikasi RKBMD selama kunjungan mereka baru Pekanbaru," ungkap Delfino Efka seperti dikutip pekanbaru.go.id.

Dijelaskan Delfino Efka, Pemko Pekanbaru sudah membuat sistem pengadaan aset melalui sistem aplikasi RKBMD.

"Jadi setiap pengadaan barang harus dibuat perencanaan dulu. Jadi tidak bisa orang membuat pengadaan barang di DPA, tiba-tiba timbul barang baru. Ini memang dibuat distemnya lebih rinci dan terpadu," jelas Delfino Efka lewat telefon genggamnya.

Menurut Delfino Efka, jika dalam daftar inventaris sudah melebihi, secara otomatis akan ditolak oleh sistem.

"Kalau orang itu didasar inventaris barangnya ternyata sudah melebihi aset, dia otomatis ditolak. Misalnya pengadaan komputer, komputernya tercatat di KIP sudah 70, sekarang dia mau membeli lagi 5 atau 10, tidak mau, nolak (di sistem). Berarti tidak bisa lagi membeli komputer," kata Delfino Efka.

Untuk sumber daya manusia (SDM) yang menjalankan aplikasi dikatakan Delfino Efka, diperbantukan dari Dinas Kominfo.

"Ada dua tenaga SDM. Memang orang IT yang dikirim dari kominfo," ujarnya.
(akn)
Berita Terkait
Meski Terhambat Masalah...
Meski Terhambat Masalah Gaji, Sriwijaya FC Menang 3-2 atas PSPS Pekanbaru
Kisah Putri Kaca Mayang...
Kisah Putri Kaca Mayang dan Asal Usul Pekanbaru
Terpapar COVID-19, ASN...
Terpapar COVID-19, ASN Pemprov Riau Meninggal Dunia
Hakim PN Pekanbaru Tolak...
Hakim PN Pekanbaru Tolak Pembebasan 5 Terdakwa Investasi Bodong Rp84 M
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Prediksi Dua Minggu Lagi Pekanbaru Zona Hijau
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Terbitkan Edaran Aktivitas Ramadhan 1441 H
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
3 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
11 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
12 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved