Bupati Agus Ambo Djiwa Pantau Data Ekspor di Pasangkayu secara Online

Selasa, 02 Juli 2019 - 11:33 WIB
Bupati Agus Ambo Djiwa...
Bupati Agus Ambo Djiwa Pantau Data Ekspor di Pasangkayu secara Online
A A A
PASANGKAYU - Bupati Agus Ambo Djiwa bakal memantau langsung data ekspor komuditas pertanian maupun perkebunan di Pasangkayu. Melalui sebuah aplikasi online yang diberikan oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju.

Aplikasi itu bernama I-Mace (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports). Pasword dan ID nya diserahkan langsung oleh Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Akhmad Alfaraby kepada Bupati Agus Ambo Djiwa dalam sebuah acara Focus Group Discussion (FGD), Selasa (2/7/2019).

Bupati dua periode itu mengaku mengapresiasi hadirnya aplikasi I-Mace ini, memudahkan dirinya untuk memantau sekaligus mengetahui data ekspor pertanian maupun perkebunan di Pasangkayu maupun Sulbar pada umumnya.

“Tentu ini akan memudahkan kami mengontrol data keluar masuknya komuditi di Pasangkayu. Juga akan semakin mendekatkan pelayanan, karena kita tidak perlu lagi menyurat untuk meminta data,” sebutnya.

Aplikasi itu amat sejalan dengan semangat keterbukaan di era digital melayani (Dilan), sebagaimana yang kini tengah digalakkan oleh Presiden Jokowi Dodo (Jokowi).

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Akhmad Alfaraby, menyampaikan aplikasi I-Mace akan mengkoneksikan pihak Karantina dengan Pemkab Pasangkayu secara online. Aplikasi I-Mace bakal menginformasikan secara real time setiap data ekspor yang diinput oleh pihak Karantina. Bisa diakses baik melalui komputer maupun android.

“Jadi kapanpun dan dimanapun bapak Bupati menginginkan data ekspor pertanian dan perkebunan itu bisa langsung diakses melalui apalikasi I-Mace,” ujarnya.

Akhmad menegaskan, adanya aplikasi I-Mace merupakan salah satu bentuk komitmen peningkatan kerjasama antara pihaknya dengan Pemkab Pasangkayu yang selama ini telah banyak melakukan kegiatan ekspor.

“Kami harapkan dengan penyerahan aplikasi ini, data-data yang ada didalamnya bisa bapak bupati pergunakan sebagai dasar mengambil kebijakan di sektor pertanian dan perkebunan,” pungkasnya.
(akn)
Berita Terkait
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
Pemberdayaan Naker Disabilitas,...
Pemberdayaan Naker Disabilitas, Disnaker Muba Sinergis bersama IndoAgri
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Berita Terkini
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
15 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved