Tangsel Terbuka bagi Pendatang Baru, tapi Wajib Punya Keahlian

Senin, 10 Juni 2019 - 21:30 WIB
Tangsel Terbuka bagi...
Tangsel Terbuka bagi Pendatang Baru, tapi Wajib Punya Keahlian
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tidak melarang para pendatang baru yang ingin mencari penghidupan di Kota Niaga. Akan tetapi kaum urban diharapkan memiliki keahlian.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pertumbuhan ekonomi Tangsel terus berkembang positif. Hal ini tentu menarik minat pendatang baru untuk mencari peruntungan hidup yang lebih baik.

"Kami tidak bisa melarang. Apalagi ini terkait dengan hak azasi manusia. Silakan, jika ingin datang ke Tangsel," kata Benyamin, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, Kota Tangsel sangat terbuka dengan para pendatang baru. Pihaknya pun tidak akan melakukan operasi yustisi kependudukan bagi para pendatang baru tersebut. Namun dia mengingatkan akan aturan yang berlaku.

"Bagi para pendatang yang baru sampai, harus langsung melapor kepada RT dan RW setempat, untuk mempermudah pendataan pemukim baru. Memang, biasanya pasca Idul Fitri suka ada pemukim baru," jelasnya.

Benyamin menyebut, pendatang baru di Tangsel hanya sedikit yang datang sendiri. Mereka biasanya ikut dengan anggota keluarga dan tinggal bersama.

Demi tertibnya administrasi kependudukan, pihaknya akan melakukan pembinaan administrasi kependudukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diadukcapil), Satpol PP, camat, dan lurah.

"Tetapi kami berharap, para pendatang baru itu sudah membekali diri dengan berbagai keterampilan khusus. Secara spesifik, keterampilan yang dibutuhkan Tangsel saat ini di bidang ekonomi kreatif," ucapnya.

Benyamin melanjutkan, secara geografis, wilayah Tangsel yang berbatasan dengan Ibu Kota Jakarta, memiliki sarana transportasi yang cukup lengkap dan memadai.

"Dengan ada pertumbuhan ekonomi yang mencapai di atas 7%, Tangsel telah menjadi magnet bagi para pendatang baru. Baik untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi, sosial atau yang lainnya," ungkap Benyamin.

Dengan adanya pendatang baru tersebut, laju pertumbuhan pendudukan di Tangsel ini telah bergerak di angka 3,4%. Dengan demikian, Kota Tangsel pun semakin padat.

"Saya berharap masyarakat yang datang ke Tangsel pasca Lebaran ini memiliki keterampilan di berbagai bidang. Khususnya di bidang ekonomi kreatif, sehingga akan meningkatkan daya saing daerah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, kebijakan arus urbanisasi pasca Lebaran sudah diatur dan akan dilakukan pendataan.

"Bahwa ketentuan perpindahan penduduk merupakan hak setiap warga negara, dan dalam praktiknya sudah dilakukan pengaturan teknis tentang perpindahan penduduk serta pendataan," sebut Dedi.

Ia menambahkan, kehadiran penduduk non permanen tersebut akan dijadikan tolok ukur bagi pemerintah daerah. Terutama di dalam membuat kebijakan urbananisasi.

"Urbanisasi ke Tangsel dipicu pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan fasilitas pendukung yang pesat. Seperti kawasan niaga terpadu, kluster perumahan, perkantoran, dan apartemen," tandasnya.

Diapun berharap dengan meningkatnya arus urban di Tangsel akan tercipta sinergitas antara Pemkot Tangsel dengan swasta dalam pengembangan, serta peningkatakan fasilitas pelayanan publik.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, jangan ada satupun upaya dari elemen masyarakat yang ingin menghambat pemenuhan layanan fasilitas publik tersebut," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Operasi Yustisi di Kota...
Operasi Yustisi di Kota Palopo Sasar Mal dan Toko Modern
Langgar Jam Operasi...
Langgar Jam Operasi Pemkot Palu Terapkan Sanksi Denda
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Minta Pendekatan Humanis saat Operasi Yustisi
Pelanggar Protkes di...
Pelanggar Protkes di Makassar Bisa Dikenakan Sanksi Pidana
Didatangi Petugas Yustisi...
Didatangi Petugas Yustisi PPKM, Pedagang Blitar Pilih Kucing-kucingan
Pantau Pendatang Baru,...
Pantau Pendatang Baru, Satpol PP Kota Depok Gelar Operasi Yustisi
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved