Kapolda Jateng Perintahkan Tangkap Pengeroyokan Kasat Reskrim Wonogiri

Kamis, 09 Mei 2019 - 21:24 WIB
Kapolda Jateng Perintahkan...
Kapolda Jateng Perintahkan Tangkap Pengeroyokan Kasat Reskrim Wonogiri
A A A
SUKOHARJO - Kasus pengeroyokan terhadap Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani menjadi perhatian serius Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Kapolda memerintahkan jajarannya untuk memburu dan menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

“Kami akan memburu pelaku pengeroyokan sampai ketemu dan memprosesnya secara hukum,” kata Rycko kepada wartawan usai menjenguk AKP Aditia Mulya Ramdhani di Rumah Sakit (RS) dr Oen Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019).

Sekitar 30 menit, Kapolda berada di ruang ICU guna melihat langsung kondisi AKP Aditia. Anggota Polri itu luka parah hingga tak sadarkan diri saat bertugas mengamankan bentrok dua kelompok massa di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (9/5/2019) dini hari.

Kondisi AKP Aditia belum ada perubahan signifikan, dan masih sama seperti saat pertama kali masuk di RS dan kondisinya masih tak sadarkan diri. Dokter dan tim medis rumah sakit masih berupaya memberikan pengobatan yang terbaik. “Mudah mudahan, saya mohon dukungan dan doa agar bisa diobati dengan baik,” ucap Kapolda.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan terdapat luka di bagian kaki, tangan, kepala, serta bagian badan lainnya. Luka paling parah berada di bagian kepala. Kejadian yang menimpa Kasat Reskrim Wonogiri terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat mengamankan bentrok dua kelompok massa, korban terpisah dari anggota Polisi lainnya. Nahasnya, korban menjadi sasaran amuk massa hingga tak sadarkan diri. Saat kejadian, korban mengenakan pakaian biasa dan bukan seragam dinas.

Korban selanjutnya dibawa ke RS dr Oen Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Pada bagian lain, Kapolda meminta kepada kedua kubu yang bertikai untuk menahan diri dan mengendalikan massanya masing-masing. Terlebih persoalan yang melatarbelakangi bentrokan tidak terlalu besar.

Dia mengimbau masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun jika belum puas, maka bisa membawanya ke jalur hukum dengan mengadukannya ke polisi. “Bukan main hakim sendiri yang bisa merugikan orang lain,” tegasnya.

Terlebih ada anggota Polisi yang menjadi korban. Dirinya tidak ingin kasus serupa kembali terulang di Jawa Tengah.
(wib)
Berita Terkait
Polisi Papua Kritis...
Polisi Papua Kritis Usai Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Sleman
Polisi Ciduk Pengeroyok...
Polisi Ciduk Pengeroyok Anggota Polres Tangsel di Pondok Indah
Korban Penyerangan,...
Korban Penyerangan, Kondisi Wakapolres Karanganyar dan Sopirnya Membaik
Pelaku Penyerangan Wakapolres...
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Setelah Ditembak 3 Kali
3 Simptasisan KAMI Jabar...
3 Simptasisan KAMI Jabar Jadi Tersangka Baru Penyekapan-Penganiayaan Polisi
Rusak Diserang Massa,...
Rusak Diserang Massa, Polisi dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Mapolsek Sugai Pagu
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
40 menit yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
14 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
15 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
15 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved