Ketua DPRD Kobar Minta Kasus Surat Suara Tercoblos Diselidiki Bawaslu

Senin, 29 April 2019 - 20:46 WIB
Ketua DPRD Kobar Minta...
Ketua DPRD Kobar Minta Kasus Surat Suara Tercoblos Diselidiki Bawaslu
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Triyanto meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, mengusut temuan surat suara warna hijau DPRD kabupaten yang sudah tercoblos di TPS 26 Kelurahan Madurejo yang masuk dalam Dapil 1. "Saya minta penyelenggara pemilu segera melakukan investigasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut," kata Tri, Senin (29/4/2019).

Temuan surat tercoblos itu, bermula saat dia menunggu antrean mencoblos di TPS 26. Kemudian terjadi kejanggalan, yakni masyarakat yang diberi kertas suara mengembalikannya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan menggantinya dengan yang baru.

Merasa penasaran, dia pun mendatangi PPS dan menanyakan kejadian tersebut. PPS pun memberikan penjelasan bahwa kertas suara yang dikembalikan sudah dalam keadaan tercoblos.

Petugas PPS menjelaskan, surat suara tercoblos merupakan surat suara berwarna hijau yang merupakan pemilihan untuk DPRD kabupaten dan coblosannya ada di salah satu caleg.

"Saya langsung menindaklanjuti kejanggalan itu, dengan melaporkannya kepada Ketua Bawaslu dan Ketua KPU Kobar melalui jejaring sosial whatsapp," jelasnya.

Triyanto sangat menyayangkan, pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut masih terdapat kekurangan dan persiapan oleh KPU. Selain surat suara tercoblos, juga banyak masyarakat yang tidak mendapatkan formulir C6.

"Harusnya pemilu serentak tahun 2019 ini, bisa terselenggara lebih baik tanpa adanya banyak kejanggalan dan kekurangan di sejumlah TPS," ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kobar Dorik Rozani mengakui, pihaknya menerima informasi tersebut melalui Panwascam Arsel. Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya sudah menginstruksikan PPS setempat untuk segera mengganti surat suara yang rusak.

Ia menegaskan, hingga sejauh ini mereka belum melakukan investigasi terkait surat suara tercoblos tersebut, lantaran pihaknya belum menerima bukti fisik, seperti foto maupun video surat suara yang dimaksud.

"Kami akan mendengarkan keterangan dari pengawas yang berada di TPS tersebut, kalau memang banyak surat suara tercoblos bisa saja kita rekomendasikan untuk digelar pemungutan suara ulang," tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Imbas Longsor Sungai...
Imbas Longsor Sungai Cidepit, TPS 14 di Bogor Barat Dipindah
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Bakar Lahan untuk Buka...
Bakar Lahan untuk Buka Kebun Sawit, 2 Warga Kobar Dipenjara
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Waket DPRD Kobar Berharap...
Waket DPRD Kobar Berharap Tim Nakes RS SI Utamakan Layani Pasien COVID-19 yang Lemah
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
5 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
8 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
9 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
9 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved