Tewaskan Korban, Pelaku Jambret di Kuningan Ditembak Mati
Senin, 08 April 2019 - 15:03 WIB
Tewaskan Korban, Pelaku Jambret di Kuningan Ditembak Mati
A
A
A
JAKARTA - MSA salah satu pelaku penjambretan yang menewaskan seorang wanita muda di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, ditembak mati petugas Polres Jakarta Selatan. MSA tewas lantaran melawan saat dibawa petugas melakukan pengembangan kasus kejahatan jalanan tersebut.
"Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap MSA karena dia mendorong petugas dan lari saat dilakukan pengembangan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono pada wartawan, Senin (8/4/2019).
Menurut Argo, tersangka saat itu dibawa petugas untuk menunjukkan lokasi mana saja yang pernah dijadikan sasaran. Namun, MSA berupaya mengebuhi petugas dengan cara meminta izin hendak buang air kecil di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.
Saat borgolnya dibuka, pelaku justru melawan petugas di lapangan, hingga akhirnya petugas menembak pelaku. MSA tewas dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Pengakuan pelaku, komplotan ini sudah 10 kali melakukan penjambretan dan penodongan di wilayah Ibu Kota," ujarnya. Adapun 10 lokasi kejahatan pelaku itu di kawasam Jakarta Selatan, yakni di Jalan Haji Achmad Bakrie Barat dan Flyover Drr Saharjo, Tebet.
Lalu di kawasan Jakarta Timur, yakni Jalan Jatinegara Barat 3, Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Flyover Kampung Melayu Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara. Jalan Rawamangun Muka Raya, Jalan Balai Pustaka Baru, Jalan Sunan Giri, Pulo Gadung. Jalan Pemuda Raya, Matraman. Dan di kawasan Jakarta Pusat, yakni di Jalan Utan Kayu, Senen.
"Modus pelaku ini melakukan kejahatannya di malam hari, menggunakan motor berboncengan tanpa pelat nomor, memepet korban lalu mengambil barang berharganya, dan kabur," katanya.( Baca: Aksi Jambret di Kuningan, Pelaku dan Korban Tewas Terjatuh dari Motor )
Sebelumnya, seorang mahasiswa bernama Ria Nurhayati (22) dan mahasiswa merangkap sebagai driver ojol Ajeng Hendrarthi menjadi korban penjambretan di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Korban Ria meninggal dunia setelah terjatuh dari kendaraannya. Begitu juga dengan pelaku yang berinisial HRR tewas terjatuh dari motornya.
"Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap MSA karena dia mendorong petugas dan lari saat dilakukan pengembangan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono pada wartawan, Senin (8/4/2019).
Menurut Argo, tersangka saat itu dibawa petugas untuk menunjukkan lokasi mana saja yang pernah dijadikan sasaran. Namun, MSA berupaya mengebuhi petugas dengan cara meminta izin hendak buang air kecil di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.
Saat borgolnya dibuka, pelaku justru melawan petugas di lapangan, hingga akhirnya petugas menembak pelaku. MSA tewas dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Pengakuan pelaku, komplotan ini sudah 10 kali melakukan penjambretan dan penodongan di wilayah Ibu Kota," ujarnya. Adapun 10 lokasi kejahatan pelaku itu di kawasam Jakarta Selatan, yakni di Jalan Haji Achmad Bakrie Barat dan Flyover Drr Saharjo, Tebet.
Lalu di kawasan Jakarta Timur, yakni Jalan Jatinegara Barat 3, Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Flyover Kampung Melayu Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara. Jalan Rawamangun Muka Raya, Jalan Balai Pustaka Baru, Jalan Sunan Giri, Pulo Gadung. Jalan Pemuda Raya, Matraman. Dan di kawasan Jakarta Pusat, yakni di Jalan Utan Kayu, Senen.
"Modus pelaku ini melakukan kejahatannya di malam hari, menggunakan motor berboncengan tanpa pelat nomor, memepet korban lalu mengambil barang berharganya, dan kabur," katanya.( Baca: Aksi Jambret di Kuningan, Pelaku dan Korban Tewas Terjatuh dari Motor )
Sebelumnya, seorang mahasiswa bernama Ria Nurhayati (22) dan mahasiswa merangkap sebagai driver ojol Ajeng Hendrarthi menjadi korban penjambretan di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Korban Ria meninggal dunia setelah terjatuh dari kendaraannya. Begitu juga dengan pelaku yang berinisial HRR tewas terjatuh dari motornya.
(whb)