Ini Penyebab Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Senin, 18 Maret 2019 - 10:52 WIB
Ini Penyebab Banjir...
Ini Penyebab Banjir Bandang di Sentani Jayapura
A A A
JAKARTA - Kapusdatin Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ada dua penyebab terjadinya banjir bandang di Kecamatan Sentani, Jayapura , Provinsi Papua, Yaitu faktor alam dan faktor manusia.

Menurut Sutopo, banjir bandang itu disebabkan adanya peningkatan kerusakan hutan di Gunung Siklop. Di bagian bawah gunung itu sudah mulai gundul, karena adanya pembabatan untuk pembukaan ladang, kebun, untuk kayu-kayu, hingga perumahan. (Baca Juga: Kodam Cenderawasih Sebut Jumlah Korban Meninggal 73 Orang, Hilang 43)

"Sejak September 2018 pun BNPB sudah memperingatkan Pemda Jayapura agar hati-hati terkait ancaman banjir bandang karena kerusakan hutan yang ada," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Adapun banjir bandang, kata dia, memiliki dua karakteristik, pertama terjadi karena adanya faktor alam, dalam hal ini curah hujan yang ekstrem. Selama 8 jam pada 16 Maret kamarin Sentani diguyur hujan sangat deras hingga mencapai 235,1 mimileter perjam.

Sedangkan kemampuan sungai tak mampu mengalirkan air ke permukaan yang ada di tanah hingga membuat banjir bandang terjadi. Kedua, pengaruh ulah manusia yang merusak ekosistem di gunung tersebut.

Dan di wilayah Sentani, tambahnya, sebelumnya juga pernah terjadi banjir bandang di tahun 2007 hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Maka itu, perlu adanya pemulihan pada peningkatan kerusakan hutan. (Baca Juga: Belum Semua Lokasi Terjangkau, Ribuan Warga Sentani Masih Mengungsi)

"Jadi banjir bandang karakteristiknya dua, yakni faktor alam dalam hal ini curah hujan ekstrim dan kedua yang dominan itu faktor ulah tangan manusia yang merusak ekosistem yang ada disitu," katanya.
(rhs)
Berita Terkait
300 Personel Polda Papua...
300 Personel Polda Papua Diterjunkan Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Jayapura
Ratusan Rumah Dibangun...
Ratusan Rumah Dibangun Buddha Tzu Chi untuk Korban Banjir Bandang di Sentani
Pemkab Asahan Belum...
Pemkab Asahan Belum Berdaya Atasi Banjir
15 Desa Diterjang Banjir...
15 Desa Diterjang Banjir Bandang, Pemkab Padang Lawas Tetapkan Status Tanggap Darurat
Aktivis Lingkungan Desak...
Aktivis Lingkungan Desak Pemkot Sorong Segera Tangani Banjir
Banjir Jayapura Papua...
Banjir Jayapura Papua Telan Korban Jiwa, 7 Orang Meninggal Dunia
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
4 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
6 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
8 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved