Bupati Agus Lepas Ekspor Perdana PKO Pasangkayu ke China

Jum'at, 08 Maret 2019 - 14:00 WIB
Bupati Agus Lepas Ekspor...
Bupati Agus Lepas Ekspor Perdana PKO Pasangkayu ke China
A A A
PASANGKAYU - Memasuki usia ke-16, perkembangan pembangunan di Kabupaten Pasangkayu di segala bidang semakin terlihat, tak terkecuali di bidang perkebunan. Pada usia yang masih terbilang muda, Kabupaten Pasangkayu untuk kali perdana mengekspor sebanyak 8.000 ton Palm Kernel Oil (PKO) ke China. PKO merupakan hasil olahan turunan dari buah kelapa sawit.

Pemberangkatan kapal tanker pemuat PKO ini dilepas langsung oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Jumat (8/3/2019) di pelabuhan milik PT. Tanjung Sarana Lestari (TSL) di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu.

Pelepasan ekspor dilaksanakan oleh Badan Karantina Pertanian, Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju. “Ekspor PKO ke Tiongkok secara perdana ini terasa spesial karena bertepatan dengan usia Pasangkayu ke16 tahun. Ini merupakan kado ulang tahun ke-16 Kabupaten Pasangkayu” sebutnya.

Bupati Agus menambahkan, ekspor PKO diharapkan dapat memberi efek domino pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pasangkayu, terutama para petani sawit. Perusahaan pengolah buah sawit di Pasangkayu diharapkan bisa menyerap lebih banyak buah sawit masyarakat.

“Ekspor PKO ke China berarti juga kita telah mempromosikan nama Pasangkayu keluar negeri. Hingga kabupaten Pasangkayu bisa dikenal luas secara Internasional,” imbuhnya.

Tanaman sawit telah menjadi komoditi andalan di Kabupaten Pasangkayu. Menjadi salah satu penopang utama pada peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. Hampir mayoritas masyarakat Pasangkayu memiliki tanaman perkebunan ini.

Menurut Agus, melimpahnya produksi buah sawit di Pasangkayu tidak terlepas dari kehadiran sejumlah perusahaan yang mengelola perkebunan sawit dengan skala luas.

“Sehingga kami dari pemerintah akan terus memastikan bagaimana perusahaan sawit ini bisa berjalan dengan baik di Pasangkayu. Mempermudah proses administrasi dan lain sebagainya,” ujar bupati yang dicintai rakyatnya itu.

Sekretaris Badan Karantina Pertanian Arifin Tasrif menyampaikan ekspor PKO ke China merupakan salah satu capaian yang cukup menggembirakan dari perusahaan sawit dan Pemkab Pasangkayu. Menandakan adanya penambahan produk dari olahan turunan buah sawit selain Crude Palm Oil (CPO).

Ekspor PKO sangat mendukung keinginan Presiden Jokowi untuk menggenjot ekspor migas dan nonmigas dalam rangka meningkatkan devisa perekonomian nasional tahun 2019.

“Persaingan global antar negara, antar kawasan semakin meningkat. Olehnya kami di jajaran Kementerian Pertanian bahu membahu dengan semua esalon satu terkait, bagaimana caranya meningkatkan kualitas dan kuantitas, serta menjaga kesinambungan produksi komoditas perkebunan, tanaman pangan, peternakan dan hortikultura. Kenapa karantina? untuk memastikan jaminan kesehatan, sehingga produk yang diekspor tidak mendapat hambatan,” jelasnya.

Sementara, Direktur PT. Astra Agro Lestari Areal C1 Arif Catur Irawan menyampaikan selain lima pabrik CPO pihaknya juga memiliki tiga pabrik PKO. Ketiga pabrik itulah yang menjadi tumpuan produksi PKO di Pasangkayu.

“Ekspor ini adalah kebanggaan kami secara umum dan Pemkab Pasangkayu secara khusus. Perlu diketahui mengelolah PKO ini tidak selalu kami lakukan, tergantung permintaan pasar” terangnya. Siplah. Jempol untuk Pasangkayu.
(akn)
Berita Terkait
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
Pemberdayaan Naker Disabilitas,...
Pemberdayaan Naker Disabilitas, Disnaker Muba Sinergis bersama IndoAgri
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved