Bupati Pasangkayu Meminta Kementerian PU PR Membangun Tanggul Desa Karya Bersama

Jum'at, 22 Februari 2019 - 16:49 WIB
Bupati Pasangkayu Meminta...
Bupati Pasangkayu Meminta Kementerian PU PR Membangun Tanggul Desa Karya Bersama
A A A
PASANGKAYU - Jalan Trans Sulawesi Barat di Kabupaten Pasangkayu, tepatnya di Desa Karya Bersama mengalami abrasi pantai yang cukup parah, akibat diterjanggelombang tinggisejak setahun terakhir.

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat meninjau langsung lokasi Abrasi Jum'at (22/2/2019), menjelaskan, di sekitar lokasi pantai, sejumlah fasilitas masyarakat seperti perumahan penduduk rusak berat, sisanya terpaksa masyarakat harus menggeser sedikit ke arah jalan agar tidak hancur diterjang ombak.

Hantaman gelombang tinggi selama setahun juga menyebabkan bergesernya bibir pantai dengan bentangan 2,5 kilometer. Jajaran pohon bakau dan pohon kelapa dalam yang selama ini menjadi benteng pertahanan dari hantaman gelombang tumbang dan ambruk setelah tanah di sekitarnya hanyut oleh gelombang. Bahkan jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulsel, Sulbar, Sulteng dan Sulut hampir putus.

Untuk itu bupati yang memimpin kabupaten paling utara ini mengharapkan kepada pemerintah pusat melalui Balai Kementrian PU PR agar segera bisa membangunkan tanggul pantai tahun ini, karena kalau dibiarkan bisa memutuskan jalan Trans Sulawesi.

"Saya meminta kepada Kementerian PU untuk membangun tanggul penahan ombak sesegera mungkin, karena pembangunan tanggul penahan ombak bukan lagi kewenangan pemerintah kabupaten, tapi sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat," tegasnya.

Agus mengaku cemas lantaran abrasi terus menggerus bibir pantai. Abrasi terus mendekati lokasi pemukiman warga dan tempat fasilitas umum.

“Ini sudah kurang lebih 2500 meter tergerus air laut. Di sini dulu kawasan perkampungan penduduk tapi kini sudah jadi laut,” jelas bupati sambil menujuk lokasi pantai yang sudah tergenang air laut.

Bupati berharap agar pemerintah pusat segera mengambil antisipasi abrasi di pantai Karya Bersama. Sebab semenjak abrasi terjadi, masyarakat yang tinggal dikawasan pantai menjadi tidak tenang akibat hal tersebut.
(akn)
Berita Terkait
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
Pemberdayaan Naker Disabilitas,...
Pemberdayaan Naker Disabilitas, Disnaker Muba Sinergis bersama IndoAgri
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Berita Terkini
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
12 menit yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
59 menit yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
1 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
2 jam yang lalu
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
2 jam yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved