Tindak Perusak Hutan, Tokoh Kepri Minta Pusat dan Daerah Bersinergi

Selasa, 12 Februari 2019 - 21:19 WIB
Tindak Perusak Hutan,...
Tindak Perusak Hutan, Tokoh Kepri Minta Pusat dan Daerah Bersinergi
A A A
TANJUNG PINANG - Maraknya penambangan ilegal bauksit menyebabkan kerusakan hutan di beberapa wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi terparah ditemukan di wilayah Kabupaten Bintan, baik di pulau-pulau maupun daratan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Minggu (10/2/2019) lalu merilis hasil penyelidikannya atas penambangan ilegal di Kabupaten Bintan yang melibatkan belasan perusahaan dikategorikan sebagai perusahaan koorporasi, unit dan juga Badan Usaha Milik Desa.

Merespons hasil penyelidikan KLHK tersebut tokoh Kepri, Mustofa Widjaja, meminta pemerintah daerah dan pusat bersinergi untuk menindak tegas praktik-praktik penambangan liar di wilayah Kepri, terutama di daerah Kabupaten Bintan . (Baca Juga: Rusak Hutan Lindung, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka )

Bagaimanapun, kata dia, pertimbangan ekosistem lingkungan dan manusia diatur dalam undang-undang dan harus dijalankan. Jangan sampai orientasinya hanya keuntungan dan merugikan banyak hal.

"Kerusakan lingkungan menjadi salah satu persoalan manusia modern yang belum terselesaikan. Kerusakan lingkungan di Bintan sudah termaksud mengkhawatirkan dengan maraknya penambangan bauksit ilegal,” kata Mustofa Widjaja dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (12/2/2019).

Parahnya, perusakan lingkungan itu diduga dilakukan oleh para pemodal. Hal tersebut terbukti dengan alat-alat berat yang di sita petugas. “Tidak mungkin masyarakat sekitar melakukan penambangan dengan alat-alat tersebut. Pemerintah harus tegas dalam menangani persoalan ini," ujar caleg DPD RI Dapil Kepri tersebut.

Mantan Kepala BP Batam tersebut menambahkan, sebagai wilayah kepulauan dengan persentase daratan yang sedikit, wilayah-wilayah hutan lindung harus tetap dilestarikan. Penambangan ilegal yang melibatkan perusahaan-perusahaan harus ditindak tegas dan diberi sanksi. Sebab hal itu akan sangat menggangu ekosistem lingkungan di Bintan.

"Kami semua akan kawal penyidikan hingga pemberian sanksi bagi yang terlibat perusakan hutan, dan akan terus mendorong pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kepri," pungkasnya.
Tindak Perusak Hutan, Tokoh Kepri Minta Pusat dan Daerah Bersinergi
(rhs)
Berita Terkait
Tindak Tegas Perusakan...
Tindak Tegas Perusakan Hutan, Polda Riau Tegaskan Komitmen Green Policing
Langkah Tepat Jokowi...
Langkah Tepat Jokowi Buat Indeks Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh
Sinergitas Daerah dengan...
Sinergitas Daerah dengan DPD RI Penting untuk Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI
Jelang Nataru, BNNP...
Jelang Nataru, BNNP Kepri Sita Mobil Bermuatan 60 Kg Sabu di Tanjungpinang
Mangrove Terluas di...
Mangrove Terluas di Kepulauan Riau Jadi Wisata Andalan Natuna
Tim SAR Sisir Perairan...
Tim SAR Sisir Perairan Bintan Cari Korban Kapal Pompong Hilang
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
7 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
7 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
8 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
Deretan Tokoh Penerima...
Deretan Tokoh Penerima Pangkat Jenderal Kehormatan dan Bintang Sakti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved