Lagi DBD Renggut Nyawa 2 Anak di Sumba Timur

Rabu, 06 Februari 2019 - 20:51 WIB
Lagi DBD Renggut Nyawa...
Lagi DBD Renggut Nyawa 2 Anak di Sumba Timur
A A A
WAINGAPU - Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menelan korban jiwa di Kelurahan Kambadjawa, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dimana Yuliana Elizabeth Ludji seorang balita usia tiga tahun harus meregang nyawa akibat terjangkit DBD.

Keceriaan bocah tersebut kini hanya tinggal kenangan, tersimpan dalam beberapa potret yang kini hanya bisa dipandangi pasca puteri tercintanya meninggal karena DBD Selasa malam 5 Februari 2019 kemarin.Tenda duka cita pun harus dibangun di pelataran seiring kesedihan yang meliputi keluarganya.

Rasa duka mendalam hingga kini masih terus meliputi keluarga Yantina Ludji seiring kepergian Yuliana Elizabeth Ludji puteri tercintanya.

“Air mata seakan telah mengering namun duka itu tetap masih mengerogoti hati,” kata Yantina Ludji ibu korban, Rabu (6/2/2019).

Duka yang dialami keluarga Yantina juga dirasakan oleh keluarga Yanti Dido di Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera betapa tidak Sabrian Adi Putera Dara Kota putera tercintanya harus pula terbujur kaku karena terserang DBD.

Ditemui di rumah duka tangis duka terus terdengar dari kerabat dan juga kenalan yang datang melayat. Pihak keluarga mengakui Sabrian sempat panas namun kemudian panasnya turun dan bahkan kemudian bermain sepeda.

Namun ketika rasa cemas keluarga sirna seiring keceriaan sang anak pasca turunnya panas, prahara datang menjelang pagi dimana putera tercinta mereka kejang- kejang dan kemudian tak tertolong.

Walau tak sempat dibawa ke rumah sakit untuk didiagnosa dokter keluarga menduga putera mereka terkena DBD seiring mewabahnya penyakit yang disebar oleh nyamuk Aedes Aegypty itu.

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah menetapkan wabah DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB) jika mengacu data sejak akhir Desember 2018 lalu hingga kini delapan warga telah meninggal dunia.

Sementara hingga kini tiga rumah sakit yang ada di Kota Waingapu telah merawat sebanyak 264 pasien dimana beberapa diantaranya dirawat intensif karena dalam kondisi kritis.
(sms)
Berita Terkait
Kalimantan Timur dan...
Kalimantan Timur dan Selangor Kolaborasi Tangani Dengue Melalui Program Vaksinasi
Soffell Gandeng Ketua...
Soffell Gandeng Ketua PKK Jawa Timur Galakkan PSN 3M Plus
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved