BNPB Paparkan Kronologi Longsor Cisolok, Sukabumi

Rabu, 02 Januari 2019 - 15:07 WIB
BNPB Paparkan Kronologi...
BNPB Paparkan Kronologi Longsor Cisolok, Sukabumi
A A A
SUKABUMI - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan kronologi terjadinya longsor di Kampung Cimapag/Garehong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Sutopo mengatakan, sebelumnya di kawasan tersebut diawali oleh hujan deras, beberapa hari sebelum kejadian tanggal 31 Desember 2018. Menurutnya kemungkinan hujan deras yang terjadi sebelumnya telah menyebabkan retakan-retakan di puncak bukit.

"Apalagi daerah sini sebagian besar penggunaan lahan adalah sawah. Otomatis terjadi volume aliran permukaan banyak. Yang kemudian tanggal 31 Desember 2018 pukul 17.30 WIB tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Longsor dari mahkota longsor menerjang menuruni perbukitan," ujar Sutopo dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (1/1/2019).

Sutopo menyebut di daerah puncak perbukitan tempat terjadinya longsor, jenis tanamannya tahunan, tetapi jarang ditumbuhi pohon dan sebagian tanaman semusim. Sementara di bagian tengah sampai bagian bawah adalah sawah.

Hasil analisi satelit menunjukan total panjang dari mahkota longsor ada sekitar 800 meter hingga 1 km. Daerah landaannya sekitar 8 hektare. Tebal longsor pun bervariasi, ada yang ketebalannya sampai 10 meter.

"Pertama longsor meluncur, kemudian karena dibagian atas ada bagian yang cukup tinggi, longsornya melompat, menjadi lebih melebar menghantam permukiman yang ada di kampung Cimapag," ungkap Sutopo.

Selain itu, Sutopo juga mengungkapkan penyebab longsor di Cisolok, Sukabumi ini dimana yang pertama karena faktor hujan dengan intensitas rendah yang terjadi sebelum kejadian. Lalu kemiringan lereng yang termasuk terjal karena lebih dari 30% .

"Kemudian materi yang penyusunnya, material penyusun adalah tanah yang bersifat porous, mudah sekali menyerap air dan dari jenis yang ada disana sifat tanahnya gembur, remah sehingga mudah sekali terjadi longsor dan tipe longsoran yang ada disini adalah longsoran bahan rembapan," tuturnya.
(sms)
Berita Terkait
Berteduh di Warung,...
Berteduh di Warung, 2 Warga Cisolok Sukabumi Nyaris Tersambar Petir
Sukabumi Geger! 24 Imigran...
Sukabumi Geger! 24 Imigran Rohingya Ditemukan Tinggal di Cisolok, 2 Kabur
3 Warga Sukabumi Tertimbun...
3 Warga Sukabumi Tertimbun Tembok Penahan Tebing yang Ambruk Timpa Rumah
Banjir dan Tanah Longsor...
Banjir dan Tanah Longsor Kabupaten Sukabumi, 5 Orang Meninggal Dunia dan 4 Korban Masih Dalam Pencarian
Bupati Sukabumi Rencanakan...
Bupati Sukabumi Rencanakan Hunian untuk Korban Longsor Cibadak
Banjir Bandang dan Longsor...
Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi, Tiga Tewas dan Lima Hilang
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved