TNI Tutup 5 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar-Serawak

Kamis, 27 Desember 2018 - 09:55 WIB
TNI Tutup 5 Jalur Tikus...
TNI Tutup 5 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar-Serawak
A A A
PONTIANAK - Penutupan lima titik 'jalur tikus' di wilayah timur perbatasan Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 320/BP, Kodim 1206/Psb dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, pada 16 Desember lalu, dinilai efektif menekan aktivitas ilegal. Termasuk mengantisipasi keluar masuknya barang-barang gelap yang kerap beredar di wilayah perbatasan.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana mengatakan, dengan ditutupnya lima jalur tikus, yaitu 3 titik di Desa Sebindang dan 2 titik di Desa Badau, semakin mempersempit aktivitas ilegal tetutama ruang gerak pelaku illegal logging.

"Pada 11 Desember lalu, kita berhasil meringkus lima warga negara Malaysia yang tertangkap tangan melakukan illegal logging di wilayah perbatasan RI. Setelah kita amankan di Pos Enteli, kelima pelaku kita serahkan ke pihak Malaysia," kata Imam kepada Koran SINDO.

Tak hanya illegal logging, pada November lalu pihaknya juga berhasil menggagalkan penyelundupan 1,4 ton rotan dan 4,5 ton batu Antimoni yang hendak dibawa ke Malaysia. Bahkan, peredaran barang-barang ilegal lainnya baik yang berasal dari Malaysia maupun sebaliknya juga berhasil ditekan, termasuk minuman keras (miras) produk Malaysia.

"Masyarakat sekitar juga kita libatkan, kita bangun kesadarannya untuk sama-sama menjaga daerahnya dari aktivitas ilegal dan melanggar hukum," ujar Imam.

Masih kata Imam, eksekusi penutupan jalan tikus bukan bertujuan menyakiti masyarakat, sebaliknya untuk melindungi dan menjaga masyarakat dari praktik ilegal dan melanggar hukum.

"Untuk hal-hal yang bersifat emergency, seperti kalau ada warga yang sakit dan perlu dibawa cepat ke rumah sakit terdekat di Serawak, itu tidak apa-apa dibawa ke sana, sepanjang ada laporannya ke kita," ujar Imam.

Selain rutin melakukan pengawasan teritorial, anggota TNI yang bertugas di perbatasan juga kerap melakukan kegiatan kemasyarakatan, di antaranya kerja bakti, mengajar siswa di sekolah, memberikan penyuluhan kesehatan dan keagamaan, serta banyak lagi terutama kegiatan yang bersifat wawasan kebangsaan.

Bersama masyarakat, aparat TNI yang bertugas di perbatasan juga turut membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat seperti membangun jalan, jembatan hingga memperbaiki penampungan air bersih dan pembangkit listrik.
(rhs)
Berita Terkait
Bareskrim Awasi Perbatasan...
Bareskrim Awasi Perbatasan di Sumatera dan Kalimantan Cegah Penyelundupan Narkoba
TNI-Polri dan Bea Cukai...
TNI-Polri dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4,25 Kg Ganja di Perbatasan Papua
25 Ayam Jago dan 65...
25 Ayam Jago dan 65 Karton Rokok Diselundupkan ke Timor Leste
Luar Biasa, Istri Prajurit...
Luar Biasa, Istri Prajurit TNI Jadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-PNG
Pos Satgas Pulau Sekatung...
Pos Satgas Pulau Sekatung Belum Miliki Sarana Memadai untuk Personel TNI Operasi Pengamanan
Panglima TNI Klaim Satgas...
Panglima TNI Klaim Satgas Pamtas Atasi Kerawanan di Perbatasan RI-PNG
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved