Mahasiswi Imut Asal Pangandaran Ciptakan Masker Herbal Skincare

Selasa, 25 Desember 2018 - 07:04 WIB
Mahasiswi Imut Asal...
Mahasiswi Imut Asal Pangandaran Ciptakan Masker Herbal Skincare
A A A
PANGANDARAN - Salah satu mahasiswi UIN Bandung asal Pangandaran, Ana Herlina, berhasil menciptakan masker herbal skincare (perawatan kulit). Dengan masker herbal itu, mahasiswi imut ini ingin meyakinkan bahwa untuk tampil cantik dan sehat bisa dengan bahan yang ramah lingkungan.

"Masker herbal skincare ini tercipta atas dasar kecintaan saya terhadap dunia pertanian," ujar Ana, Senin, 24 Desember 2018.

Ana merupakan putri dari pasangan suami istri Hartono (45) dan Dede Kusmiati (42), warga Dusun Cijoho, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Saat ini Ana tercatat sebagai mahasiswi semester 7 Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Meski bidang ilmunya Jurusan Ilmu Hukum, namun banyak aktivitasnya berhubungan dengan dunia pertanian.

Dari aktivitas pertanian menghantarkan Ana pada sebuah karya yang kini banyak diapresiasi teman-temannya. "Saya bersama teman-teman yang terkumpul dalam wadah Aliansi Mahasiswa Jawa Barat menggagas masker herbal dan dikembangkan menjadi prodak yang bisa dinikmati semua kalangan," jelasnya.

Tujuan Ana menciptakan masker herbal skincare ini adalah untuk meyakinkan orang lain bahwa untuk tampil cantik dan sehat itu bisa dengan bahan yang ramah lingkungan. "Bahan masker herbal skincare ini kami tanam sendiri yang ditanam oleh mahasiswi dan mahasiswa," papar Ana.

Dari aktivitas tersebut, sedikit banyak menjadi penghasilan untuk komunitas mahasiswa dan mahasiswi, sehingga dapat meringankan beban biaya kuliah. "Produk masker yang kami ciptakan ada enam varian, yakni kunyit, kunyit putih, daun sirih, daun kelor, temulawak, dan kopi," ucapnya.

Sejak prodak tersebut dipasarkan, Ana mengaku sangat laris dan banyak peminatnya. "Selain khasiatnya yang bagus dan menyehatkan untuk kulit, masker ini sangat cocok untuk segala jenis kulit," terang Ana.

Kini masker karya Ana sudah cukup terkenal di kalangan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan dalam satu bulan sedikitnya sudah 1.000 masker yang terjual ke berbagai daerah di Indonesia.
(thm)
Berita Terkait
Formulasi Anggaran Pendidikan...
Formulasi Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Gratis Pemkab Pangandaran
Kepuasan Masyarakat...
Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Kesehatan Gratis di Pangandaran Tergolong Baik
Lingkar Mahasiswa Pangandaran...
Lingkar Mahasiswa Pangandaran Pertanyakan Sanksi Anggota DPRD yang Bubarkan Karantina Masal
Pusat Krisis Kesehatan...
Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Latih Tenaga Cadangan Kesehatan di IDA Camp 5
Program Pendidikan,...
Program Pendidikan, Kesehatan Gratis, AMS, Insentif RT-RW di Pangandaran Harus Berlanjut
Kemendikbud Kembangkan...
Kemendikbud Kembangkan Program Kreativitas Mahasiswa Vokasi
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
48 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
1 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
1 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
1 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
1 jam yang lalu
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
2 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved