Warga Keluhkan Pelayanan Kereta Api di Stasiun Medan

Kamis, 20 Desember 2018 - 21:08 WIB
Warga Keluhkan Pelayanan...
Warga Keluhkan Pelayanan Kereta Api di Stasiun Medan
A A A
MEDAN - Warga mengeluhkan pelayanan tiket penjualan dan pemesanan jasa transportasi Kereta Api (KA) di Stasiun Besar KA Medan, Sumatera Utara.

Pasalnya, mulai dari sistem yang lambat hingga petugas kurang memahami tugas pokok dan fungsinya dalam melayani pelanggan Kereta Api. Padahal, saat ini menjelang libur Natal dan tahun baru 2019, banyak peminat yang menggunakan jasa transportasi Kereta Api.

Namun, tidak sedikit juga yang mengeluhkan pelayanannya. Seperti yang diutarakan Hafni Siregar. Pengguna setia jasa transportasi KA ini mengakui sistem antrean tiket yang lambat bisa menjadi pemicu calon penumpang tidak mendapatkan tiket.

"Saya sudah ngantre dari jam 9 pagi. Sesuai prosedur, saat melakukan pemesanan harus mengisi formulir yang disediakan. Setelah diisi saya mengantri. Nah saat itu kan antrean lumayan panjang. Jadi menunggu hingga tiba saat giliran saya, kata petugas loketnya, tiket ke tujuan saya sudah habis. Padahal sebelumnya saya melihat di papan informasi jumlah sisa seat (kursi) keberangkatan masih ada. Kan aneh. Iya kecewa lah jadinya," jelasnya saat ditemui di Stasiun KA Medan, Kamis (20/12/2018).

Dia mengaku kecewa dengan proses pelayanan yang terjadi saat dibutuhkan banyak pengguna jasa transportasi Kereta Api. "Sudah tersita waktunya. Itu pun enggak dapat tiket dan batal berangkat pastinya," ujarnya.

Dia telah mengecek penjualan tiket dari sejumlah aplikasi, namun hampir sama sistem online-nya yang juga lambat dan kurang update. "Kalau beli dari online kan tetap tukar jadi tiketnya di Stasiun," ungkapnya.

Tidak hanya itu, saat dia mempertanyakan sistem penjualan tiket seperti apa prosesnya, petugas berseragam kemeja putih berlogo PT KAI (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumut itu malah tidak memahaminya. Bahkan sempat menyalahkannya.

"Masak saya tanya gimana proses penjualan tiket Kereta Api. Kenapa di papan informasi masih tertera kursi calon penumpang tapi saat di loket dibilang sudah habis. Berarti kan sistemnya lambat, petugasnya pun gak paham sama tugasnya. Kan jadi amburadul nanti, yang rugi siapa kalau bukan kita sebagai pelanggannya," tegasnya.

Warga Medan Helvetia ini berharap PT KAI (Persero) Divre 1 Sumut agar lebih baik lagi sistemnya hingga melakukan bimbingan teknis (bimtek) bagi para pegawainya. "Ya maunya lebih baik lagi lah pelayanannya. Jangan sampai pelanggan seperti kita-kita ini dikecawakan," harapnya.
(rhs)
Berita Terkait
September 2020, Stasiun...
September 2020, Stasiun Jakarta Kota Kembali Layani Penumpang KA Jarak Jauh
KAI Pangkas Waktu Perjalanan...
KAI Pangkas Waktu Perjalanan KA Sribilah Medan-Rantau Prapat, Catat Jadwal Berangkatnya
Stasiun di Jakarta jadi...
Stasiun di Jakarta jadi Sentral Pergerakan Transportasi Ibu Kota
Dukung Mobilitas di...
Dukung Mobilitas di IKN, Kemenhub Akan Bangun Kereta Dalam Kota
Miris, Usai Tertabrak...
Miris, Usai Tertabrak Kereta Api Pemuda Ini 3 Jam Terlantar Tanpa Pertolongan
Tragis! Teleponan di...
Tragis! Teleponan di Pinggir Rel, Gadis Muda Tewas Disambar Kereta Api
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved