Kapal Pecah, Dua Nelayan Nyaris Tewas

Selasa, 20 November 2018 - 22:32 WIB
Kapal Pecah, Dua Nelayan...
Kapal Pecah, Dua Nelayan Nyaris Tewas
A A A
GUNUNGKIDUL - Keganasan gelombang pantai selatan Gunungkidul nyaris saja memakan korban jiwa. Dua nelayan nyaris tewas setelah kapal mereka dihantam gelombang saat berburu lobster di Pantai Buluk tidak jauh dari Pantai Baron, Kemadang Tanjungsari, Gunungkidul, DIY Selasa (20/11/2018).

Beruntung dua nelayan atas nama Wadiyo (48) warga Tenggang, Desa Kemadang, dan Bardi (40) warga Karang, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari berhasil diselamatkan oleh Tim SAR Pantai Baron. Keduanya lemah dan sempat tidak sadarkan diri lantaran terlalu banyak minum air laut dan trauma.

Informasi yang diperoleh SINDOnews menyebutkan, peristiwa tragis ini terjadi saat kedua nelayan berangkat dari Pantai Baron dan bermaksud mencari lobster. Namun sayang, saat hendak menerobos ombak besar, mesin kapal mati. Kapalpun justru dihantam ombak besar.

"Mereka sebenarnya siap menarik jaring yang telah dipasang. Tapi malah terhantam ombak akibat mesin kapal mati," kata Sekretaris SAR Pantai Baron Surisdiyanto, Selasa (20/11/2018).

Akibat benturan ombak besar tersebut, mengakibatkan kapal hilang keseimbangan. Kedua nelayan yang telah mengenakan pelampung lantas berusaha menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke laut.

"Kapalpun kemudian terkena karang dan pecah menjadi dua bagian. Sedang dua nelayan terombang ambing hingga lemas," ucapnya.

Lebih dari 1 jam kedua nelayan harus berjuang melawan maut karena terombang ambing di laut. Beruntung tim SAR menerima laporan dan segera melakukan evakuasi." Keduanya shock dan lemas karena minum air laut," tukasnya.

Sesampainya di daratan, kedua nelayan langsung diberikan pertolongan. Salah satu nelayan terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami sesak nafas.

Koordinator SAR Pantai Baron Marjono meminta nelayan berhati - hati dan waspada. Ini lantaran saat ini gelombang besar sering kali muncul mendadak.

"Kami ingatkan nelayan memakai pelampung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kronologis Kapal KM...
Kronologis Kapal KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Mesin Mati Diterjang Ombak Besar
Kapal Pencari Ikan Tenggelam...
Kapal Pencari Ikan Tenggelam Diterjang Ombak Pantai Plengkung Alas Purwo, 6 Nelayan Hilang
Identitas Lima Korban...
Identitas Lima Korban Kapal Tenggelam Diterjang Ombak Besar di Jambi
Kapal Bermuatan Batu...
Kapal Bermuatan Batu Merah Karam di Takalar, 13 Awak dan Penumpang Selamat
Bocah Dua Tahun Korban...
Bocah Dua Tahun Korban Terakhir Laka Speed Di Mamberamo Ditemukan Tewas
KM Kasih 25 Karam Dihantam...
KM Kasih 25 Karam Dihantam Ombak, Puluhan Penumpang Hilang
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
18 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved