Dugaan Korupsi Pabrik Rumput Laut KKP Diusut Polda Sulsel

Jum'at, 24 Agustus 2018 - 19:06 WIB
Dugaan Korupsi Pabrik...
Dugaan Korupsi Pabrik Rumput Laut KKP Diusut Polda Sulsel
A A A
WATAMPONE - Penyidik Sub Direktorat (Subdit) III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel mengusut dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana pada Pabrik Rumput Laut, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Kabar penyelidikan itu dibenarkan Direktur Reskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat dikonfirmasi kemarin. "Iya benar ada, masih penyelidikan itu, yang di Bone," jelas mantan penyidik KPK tersebut.

Yudhiawan menerangkan, penyelidikan kasus markup anggaran pengadaan sarana dan prasarana pabrik Rumput Laut pada APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), tahun anggaran 2016, sejak awal 2018.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pejabat kuasa pengguna anggaran (KPA), pejabat pembuat komitmen (PPK) dan rekanan. "Sudah banyak yang kita periksa, semua yang diduga terlibat," terang Yudhiawan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KORAN SINDO Makassar, kasus ini disidik sejak Apri 2018. Pejabat berwenang diduga bersekongkol melakukan markup pengadaan barang dan jasa pada proyek sarana dan prasarana senilai Rp16,2 miliar.

Sejumlah pihak terkait telah diperiksa penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel. Diantaranya KPA sekaligus Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bone Wahidah, PPK A Marewangeng serta rekanan.

Bukan hanya terkait markup pengadaan barang dan jasa. Pada proyek pembangunan pabrik yang beroprasi sejak 2017 itu dinilai bermasalah, seban sejumlah bagian konstruksi sudah mengalami kerusakan atau retak.

Diketahui pada 2016 lalu, KKP RI di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti menggelontorkan anggaran untuk membangun pabrik rumput laut di Kelurahan Cenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone dengan nilai Rp16,2 miliar. Pembangunan itu dikerjakan PT Bersama Bangun Indonesia Mandiri, di atas lahan seluas 5 hektare.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone Wahidah enggan berkomentar banyak terkait penyelidikan yang digelar Polda Sulsel. Namun ia mengakui telah memberikan keterangan berkaitan proyek kementerian itu.

"Iya, saya sudah diperiksa. Semua dilakukan sesuai prosedur. Kalau yang lain saya tidak tahu," katanya.
(sms)
Berita Terkait
KPK Periksa Tersangka...
KPK Periksa Tersangka Korupsi Dinas PUTR Sulsel
Oknum Legislator Demokrat...
Oknum Legislator Demokrat Tersangka Korupsi Proyek Dishub Sulsel, Ini Sikap Partai
Gubernur Sulsel Non...
Gubernur Sulsel Non Aktif Nurdin Abdullah Jalani Sidang Perdana
Sudah Dilimpahkan, Kejati...
Sudah Dilimpahkan, Kejati Mulai Teliti Berkas 13 Tersangka RS Batua
Pejabat Dinkes Makassar...
Pejabat Dinkes Makassar Diperiksa Maraton Terkait Dugaan Korupsi RS Batua
Kejati Sulsel Berupaya...
Kejati Sulsel Berupaya Kembalikan 1.000 Hektar Aset Negara
Berita Terkini
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
27 menit yang lalu
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
58 menit yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
1 jam yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
1 jam yang lalu
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
1 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved