Alasan Bidan Cantik Jual Obat Aborsi

Jum'at, 24 Agustus 2018 - 15:16 WIB
Alasan Bidan Cantik...
Alasan Bidan Cantik Jual Obat Aborsi
A A A
MOJOKERTO - Seorang bidan asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Nur Saadah Utami Pratiwi (25) harus meringkuk di jeruji besi setelah menjual obat aborsi. Obat yang dia jual itu diminum pacar temannya sehingga janin dalam kandungannya meninggal dunia.

Bidan cantik ini menjual lima butir obat aborsi kepada Dimas Sabra Listianto, salah satu temannya di Gresik, Jawa Timur. Oleh Dimas, obat tersebut diberikan kekasihnya, CHR untuk diminum.

Selang beberapa jam, CHR akhirnya melahirkan janin yang berusia delapan bulan dalam kandungannya. Sialnya, bayi yang masih berwarna merah itu akhirnya meninggal dunia setelah dibawa ke puskesmas dengan ditaruh dalam jok motor oleh pasangan kekasih tersebut.

Utami mengaku, Dimas meminta kepadanya untuk memberikan obat aborsi untuk salah satu keponakannya. Melalui sambungan telepon itu, dia sempat bertanya usia kandungan yang akan diaborsi.

”Saya tidak diberitahu. Katanya, (usia kandungan) kurang dari lima bulan. Saya beli obat aborsi di apotik dan mengirimkannya kepada Dimas,” ungkap Utami di Mapolres Mojokerto, Jumat (24/8/2018).

Dia sadar jika obat aborsi tersebut bakal bisa menggugurkan kandungan peminumnya. Namun Utami berkelit, dia sebenarnya mempertimbangkan usia janin yang akan digugurkan.

”Kalau tahu usia kandungannya delapan bulan, saya tidak akan kasihkan obat itu. Saya berikan karena Dimas tak memberitahukan usia kandungan yang akan digugurkan,” kata Utami sembari terisak.

Perempuan single lulusan D3 Akademi Kebidanan di Gresik Tahun 2014 ini mengungkapkan, dirinya tak sengaja mengambil keuntungan atas lima butir obat aborsi yang dia beli di Puskesmas Langkat, Kabupaten Sumatera itu.

Namun, dia tak menyebut alasan menerima sejumlah uang yang jauh melebihi dari harga obat sebenarnya itu. Harga obat aborsi ini, ia beli dengan harga Rp15.000 per butir. Sementara Dimas memberinya uang Rp500.000.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengungkapkan, tersangka Utami sebenarnya tak mengetahui secara pasti dosis yang dibutuhkan untuk menggugurkan kandungan. Dia hanya memberikan lima butir obat aborsi kepada Dimas.

”Tersangka juga memberitahukan cara meminumnya dan lain sebagainya. Tapi sebenarnya, tersangka tidak tahu pasti takarannnya,” timpal Leonardus.

Akibat perbuatannya, Utami dijerat dengan pasal berlapis. Yakni Pasal 77 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 subsider 194 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimum Rp5 miliar. Dalam kasus ini, polisi juga menepatkan CHR dan Dimas sebagai tersangka atas meninggalnya bayi yang dikandung CHR.
(sms)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
13 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
40 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
46 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved