Danny Pomanto Paparkan Penanganan Sampah Makassar di Depan Menko Luhut

Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:08 WIB
Danny Pomanto Paparkan...
Danny Pomanto Paparkan Penanganan Sampah Makassar di Depan Menko Luhut
A A A
JAKARTA - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menghadiri Rakor Penanganan Sampah di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (9/8/2018).Rakor ini dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang dihadiri oleh puluhan kepala daerah di Indonesia seperti Wali Kota Solo, Balikpapan, Medan, Ambon dan Bitung.

Dalam kegiatan itu, Danny mendapatkan kesempatan untuk memaparkan bagaimana cara dalam pengelolaan sampah di Makassar yang saat ini menjadi perbincangan hangat di level nasional.

Dalam paparannya, Danny pun menjelaskan terkait bagaiaman prosedur yang diterapkan dalam penanganan sampah di Makassar yang dimulai dari membranding gerakan kebersihan di Kota Makassar dengan tagline "Makassar ta' Tidak Rantasa".

"Gerakan-gerakan yang kami buat ini bukan hanya menjadi sebuah ucapan saja tapi menjadi kunci keberhasilan di Kota Makassar. Jadi kita ada MTR, Mabello, Lihat Sampah Ambil (Lisa), Maju Rong, Bank Sampah dan Lorong Garden," ujar Danny.

Sugesti dan semangat ini, kata Danny yang menjadikan partisipasi masyarakat untuk turut membersihkan wilayah dan walhasil menjadi terbukti dengan pencapaian Adipura selama tiga tahun berturut-turut. Danny pun tak melupakan penanganan sampah di laut.

"Pihak Pemkot Makasaar sendiri sudah ikut berpartisipasi aktif dengan membuat "Pattasaki" serta perahu jaga kanal walaupun kewenangan kemaritimian menjadi ranah Provinsi dan Pusat," terangnya.

Sementara, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan meminta kepala daerah agar serius menangani masalah sampah di wilayah masing-masing. Penanganan sampah yang baik merupakan salah satu warisan positif yang dapat ditinggalkan saat berakhirnya masa jabatan.

"Saya mohon bapak-bapak wali kota lihat, bapak jadi wali kota, bapak punya legacy apa sih? Suatu saat bapak akan berakhir juga kan, sama seperti saya. Setiap orang pasti ingin ada legacy," ungkapnya.

Dia pun meminta segenap pemerintah daerah untuk belajar dari keberhasilan penanganan sampah di daerah lain. Dengan demikian upaya menangani sampah dapat menjadi gerakan nasional.
(kri)
Berita Terkait
Kinerja 4 BUMD Makassar...
Kinerja 4 BUMD Makassar Belum Optimal, Wali Kota Akan Evaluasi Direksi
Wali Kota Makassar Lantik...
Wali Kota Makassar Lantik Ratusan Pejabat Usai Salat Subuh Berjamaah
Rencana Pembukaan Mal...
Rencana Pembukaan Mal Harus Menerapkan Protokol Kesehatan
OPD Diingatkan Tidak...
OPD Diingatkan Tidak Main-main Tangani COVID-19 di Makassar
Tak Pakai Masker di...
Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Warga Makassar Akan Dirapid Test
Aturan Surat Bebas COVID-19...
Aturan Surat Bebas COVID-19 Berlaku Besok, Pj Wali Kota: Pengawasan 24 Jam
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
5 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
8 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
9 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
9 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved