14 RT di Cimahi Mulai Kesulitan Air Bersih

Kamis, 09 Agustus 2018 - 21:14 WIB
14 RT di Cimahi Mulai...
14 RT di Cimahi Mulai Kesulitan Air Bersih
A A A
CIMAHI - Warga di 14 RT yang ada di Kota Cimahi mulai merasakan dampak musim kemarau khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga di 14 RT tersebut sudah mengajukan bantuan suplai air ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Minum Kota Cimahi.

Kondisi kekeringan tersebut bisa ditemui di Kelurahan Cibabat yang sudah melanda RW 15 di RT 1, 3, 4, 5, dan 6, Kelurahan Pasirkaliki di RW 12 RT 3, 4, 5 dan 6, Kelurahan Cimahi di RW 1/RT 6, Kelurahan Leuwigajah di RW 15 RT 4. Selanjutnya Kelurahan Cibeber ada di RW 4 RT 9 dan RW 8 RT 3 dan 6.

"Semuanya ada 14 RT yang kesulitan air bersih. Warganya sudah mengajukan bantuan dan langsung kami bantu dengan mengirimkan truk tangki air," kata Kepala UPT Air Minum Kota Cimahi, Dede M Asrori, Kamis (9/8/2018).

Dede menyebutkan, 14 RT tersebut ada di lima kelurahan yakni Kelurahan Cibabat, Pasirkaliki, Cimahi, Cibeber dan Leuwigajah. Dia mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kesulitan air bersih agar melakukan permohonan permintaan melalui pihak RT/RW yang diketahui oleh kelurahan setempat. "Pengajuannya melalui surat resmi dari RT dan RW ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) melalui UPT Air Minum," sebutnya.

Secara keseluruhan, kata Dede, di musim kemarau ini pasokan air bersih dari UPT Air Minum Kota Cimahi masih berjalan normal. Bahkan meskipun kemarau masih beberapa bulan ke depan untuk distribusi air ke masyarakat masih 24 jam bisa dilakukan. Dalam sebulan, produksi air bersih di UPT Air Minum masih normal, yakni sekitar 35 ribu kubik dari kapasitas maksimal produksi mencapai 120 ribu kubik.

Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi hingga 5 ribu Sambungan Rumah (SR) di Kota Cimahi. Namun untuk sementara ini, produksi air dari UPT Air Minum Kota Cimahi baru melayani 1.489 SR. Kemudian, ditambah pelayanan terhadap 859 SR di Rumah Susun Sewa (Rusunawa). "Kami baru melayani di tiga kelurahan di Karangmekar, Cigugur Tengah, dan Citeureup," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Lahan Pertanian Alami...
Lahan Pertanian Alami Kekeringan, Petani di Aceh Terancam Gagal Panen
Menteri Siti Nurbaya...
Menteri Siti Nurbaya Ingatkan Pentingnya Kebijakan Water Balance
Warga Bontoa Jalan Puluhan...
Warga Bontoa Jalan Puluhan Kilometer untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Karawang Mulai Kekeringan,...
Karawang Mulai Kekeringan, BPBD Pasok Air Bersih hingga Tengah Malam
Atasi Kekeringan, Pemkab...
Atasi Kekeringan, Pemkab Bekasi Bakal Pasang Pipa dan Buat Sumur
El Nino Meningkat Lebih...
El Nino Meningkat Lebih 50%, Potensi Kekeringan Makin Nyata
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
48 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved