Ini Kata Pemkab Tulungagung Soal Pengusiran 12 KK Transmigran di Lahat

Kamis, 09 Agustus 2018 - 09:58 WIB
Ini Kata Pemkab Tulungagung...
Ini Kata Pemkab Tulungagung Soal Pengusiran 12 KK Transmigran di Lahat
A A A
TULUNGAGUNG - Kasus pengusiran 12 kepala keluarga (KK) transmigran asal Kabupaten Tulungagung di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan tidak bisa diselesaikan antarpemerintah daerah. Pemerintah Tulungagung juga tidak memiliki kewenangan melakukan penyelesaian.

Sebab, sejak hijrah kependudukan Lahat, 12 KK bukan lagi warga Tulungagung. "Pemkab (Tulungagung) sudah tidak punya kewenangan. Kewenangannya piye? Wong itu bukan lagi warga Tulungagung," ujar Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung Yumar menjawab SINDOnews.

Kewenangan penyelesaian kasus pengusiran transmigran berada di tangan kementerian. Karenanya yang bisa dilakukan Pemkab Tulungagung, kata Yumar hanya membantu menyampaikan ke pusat. Dan itu sudah dilakukan. "Kasus pengusiran ini sudah dibahas di pusat (kementerian)," jelasnya.

Sebelum diusir, ke 12 KK asal Tulungagung itu juga mendapat intimidasi dari warga asli (pribumi). Mereka dipaksa meninggalkan rumah dan tanah seluas 2 hektare yang ditempati sejak tahun 2015. Apa akar persoalan yang terjadi, Yumar mengaku kurang tahu pasti.

Yang dia tahu kasus pengusiran transmigran ini tidak hanya menimpa warga asal Tulungagung. Semua transmigran di lokasi yang sama juga diusir. "Ini tidak menimpa warga Tulungagung saja. Tapi semua transmigran. Karenanya saat ini tanah disana dalam kondisi kosong," paparnya.

Apakah Pemkab Tulungagung akan menerima kembali 12 KK sebagai warga Tulungagung? Yumar mengatakan semua menunggu keputusan kementerian. Pemkab Tulungagung hanya bisa menunggu. Apakah mereka kembali menjalani hidup di lokasi transmigrasi atau pulang ke Tulungagung.

Bersama dengan itu, kata Yumar program transmigrasi Kementrian PDT tetap berjalan. Persoalan yang terjadi di Lahat Sumatera Selatan, kata dia bersifat kasuistis. Karenanya Tulungagung tetap akan mengirim warganya sebagai transmigran.

"Karena programnya (transmigrasi) memang bagus. Dan persoalan yang terjadi kasuistis. Masih banyak daerah lain yang dituju, seperti Kalimantan dan Sulawesi," pungkasnya.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Heru Santoso mendesak kasus pengusiran segera mendapat solusi. Sebab di Tulungagung, 12 KK transmigran itu sudah tidak memiliki apa-apa. Saat memutuskan berangkat menjadi transmigran di tahun 2015, semua aset telah dijual.

"Karenannya pemerintah, dalam hal ini pihak kementerian dan disnakertrans bertanggung jawab atas masalah warga ini," tegasnya. (Baca Juga: Prihatin! 12 KK Transmigran Asal Tulungagung Diusir Warga Lahat )
(rhs)
Berita Terkait
Jatim Dapat Kuota 63...
Jatim Dapat Kuota 63 KK untuk Program Transmigrasi 2022 ke Kalimantan dan Sulawesi
Bupati Enrekang Dukung...
Bupati Enrekang Dukung Program Transmigrasi di Desa Matajang
Bea Cukai Jawa Timur...
Bea Cukai Jawa Timur dan Pemkab Bondowoso Optimalkan Potensi Ekspor
Tanggulangi Stunting,...
Tanggulangi Stunting, Pemkab Sumenep Jalin Kerjasama dengan Nutrimax
Tata Kelola ASN Lebih...
Tata Kelola ASN Lebih Baik, KASN Berikan Penghargaan ke Pemkab Sumenep
Pasar Bululawang Ludes...
Pasar Bululawang Ludes Terbakar, Pemkab Malang Siapkan Skenario Relokasi Sementara
Berita Terkini
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
20 menit yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
46 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
1 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
1 jam yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
2 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved