Brigade Alsintan Dikerahkan untuk Tingkatkan Produksi Pertanian di Kobar

Rabu, 01 Agustus 2018 - 08:54 WIB
Brigade Alsintan Dikerahkan...
Brigade Alsintan Dikerahkan untuk Tingkatkan Produksi Pertanian di Kobar
A A A
PANGKALAN BUN - Untuk mengatisipasi kesulitan para petani dalam mengolah lahan pertanian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Kobar mengerahkan Brigade Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan tenaga pengolahan tanah sekaligus meningkatkan minat generasi muda pada dunia pertanian.

"Brigade Alsintan merupakan tim yang memonitor penggunaan alsintan setiap harinya. Brigade akan memonitor jika ada alsintan yang tidak optimal maka alat dipindah ke kelompok tani tetangganya," ujar Kabid Prasana dan Sarana Penyuluhan (PSP) DTPHP Kobar Suryati kepada MNC Media, di ruang kerjanya, Rabu (1/8/2018).

Ia mengatakan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Sejak tahun 2017, DTPHP Kobar telah menyiapkan Brigade Alsintan pra dan pascapanen sebagai upaya modernisasi melalui mekanisasi pertanian.

"Hampir setiap tahunnya para kelompok tani diberi bantuan dari pusat peralatan pertanian seperti hand tractor atau mobil traktor. Jika bantuan tersebut tidak dipergunakan secara maksimal maka akan sia-sia. Oleh karena itu Brigade Alsintan inilah nantinya yang akan memantau para petani dalam penggunaannya," jelasnya.

Ia mengatakan, ini dilakukan untuk menjalankan visi misi Pemkab Kobar dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan pada masa mendatang. "Brigade Alsitan nantinya memiliki jaringan komunikasi melalui WhatsApp Group untuk memantau mobilitas traktor. Tiap brigade memonitor beberapa unit traktor di tiap kelompok tani, dengan demikian peralatan akan lebih optimal kerjanya, lahan tergarap lebih luas dan efisiensi waktu petani lebih maksimal."

Ia mengatakan, konsep dasar mekanisasi pertanian harus diusahakan optimal antara tujuan pertumbuhan dan pemerataan, sehingga tujuan mekanisasi pertanian dapat tercapai.

"Selain untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja bidang pertanian, pemanfaatan mekanisasi diharapkan mampu untuk mempercepat proses budidaya dan pascapanen yang efektif dan efisien," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
4 menit yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
25 menit yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
33 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
50 menit yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved