Polisi Beberkan Alasan Kenapa Mardani Diperiksa di Polsek Pondok Gede

Jum'at, 27 Juli 2018 - 14:41 WIB
Polisi Beberkan Alasan...
Polisi Beberkan Alasan Kenapa Mardani Diperiksa di Polsek Pondok Gede
A A A
JAKARTA - Polisi memeriksa politikus PKS Mardani Ali Sera terkait pelemparan bom molotov yang terjadi di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Polisi memeriksa Mardani karena memang semua keterangan pemilik rumah dibutuhkan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, Mardani memang dimintai keterangan polisi terkait pelemparan molotov itu di Polsek Pondok Gede karena Mardani meminta pemeriksaan itu dilakukan di Polsek. Maka itu, polisi pun tak mempermasalahkannya demi pelayanan.

"Polres yang menangani dan memeriksa, tapi beliau berkenannya dimintai keterangannya di Polsek (Pondok Gede). Jadi tim saya ke polsek," ujarnya pada wartawan, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, polisi butuh keterangan Mardani guna mengungkap sosok pelaku pelemparan bom molotov itu. Sebab, siapapun yang memang dibutuhkan keterangannya tentu akan diperiksa oleh pihaknya. (Baca: Usut Kasus Bom Molotov, Polisi Periksa Ketua PKS Marndai Ali )

"Ada yang bermanfaat untuk kita, kan kita untuk menemukan pelakunya dibutuhkan semua keterangan. Jangankan yang jelas beliau rumahnya di situ, yang tak di TKP dan jauh pun kalau kita rasa butuh keterangan pasti kita minta keterangannya," tuturnya.

Polisi, tambahnya, akan mengkonfirmasi apakah Mardani punya masalah dengan seseorang. Sejauh ini belum ada bukti baru yang diminta polisi dari dia.

"Ya banyak antara lain itu, pokoknya kita ngobrol-ngobrol dengan beliau kan perlu mengetahui itu. Belum (ada bukti baru), sementara baru molotov saja itu," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Rumah Pegawai Lapas...
Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Diteror Bom Molotov
Teror Orang Tak Dikenal,...
Teror Orang Tak Dikenal, Toko Batik di Sleman Dilempar 3 Bom Molotov
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Rumah Petugas Lapas, Polisi Amankan Rekaman CCTV
Asrama Mahasiswa di...
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Bom Molotov, Satu Orang Terluka
Gus Yaqut: Aksi Teror...
Gus Yaqut: Aksi Teror ke Kantor Partai Ancaman bagi Demokrasi
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved