Teror Orang Tak Dikenal, Toko Batik di Sleman Dilempar 3 Bom Molotov

Selasa, 09 April 2024 - 14:39 WIB
loading...
Teror Orang Tak Dikenal,...
Satu toko batik di Jalan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diteror orang tak dikenal menggunakan bom molotov. Foto/Erfan Erlin
A A A
SLEMAN - Satu toko batik di Jalan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diteror orang tak dikenal. Selepas subuh, toko batik Hamzah dilempar bom molotov oleh pengendara sepeda motor, Selasa (9/4/2024) pukul 05.00 WIB.

Aksi teror tersebut sempat viral di media sosial usai akun x, @merapi_uncover mengunggahnya. “Sebuah tempat perbelanjaan di Jalan Kaliurang dipasang garis polisi pagi tadi untuk penyelidikan (Sel 9/4/2024).

Info dari penjaga lokasi tersebut sekitar subuh ada orang tidak dikenal melemparkan bom molotov sebanyak 3 kali di depan tempat perbelanjaan.

Baca juga; Rumah Kepala BKD Kota Tebingtinggi Diteror Bom Molotov

Kejadian tersebut membuat penasaran para pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut. Saat berita ini di unggah lokasi tersebut sudah di buka kembali. “Penyelidikan telah usai," tulis akun tersebut.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Lindawati Wulandari membenarkan aksi pelemparan bom molotov di Toko Hamzah Batik di Jalan Kaliurang, Ngemplak, Sleman, DIY. “Iya benar dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal," katanya.

Iptu Lindawati menuturkan, seusai salat Subuh seorang warga mendengar seperti ada kaca pecah. saat di cek, ditemukan ada botol kecil disertai api di lokasi kejadian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
Majukan UMKM, Rumah...
Majukan UMKM, Rumah Batik TBIG Gandeng Desainer Ciptakan Batik Anak Muda
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Personel Polri Bakal...
Personel Polri Bakal Dilengkapi Peralatan Cegah Panah, Tembakan, dan Bom Molotov
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved