Anggota DPD Kunjungi TMMD di Lembata

Selasa, 24 Juli 2018 - 06:00 WIB
Anggota DPD Kunjungi...
Anggota DPD Kunjungi TMMD di Lembata
A A A
KUPANG - Dua wakil rakyat dari Senayan yakni Ahmad Yohan (Anggota DPR/MPR) dan Syafrudin Atasoge (Anggota DPD) berkunjung ke lokasi kegiatan TMMD ke-102 di Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Lembata NTT.

Di Lokasi kegiatan TMMD itu, dua wakil rakyat berbaur bersama masyarakat sekaligus mengajak masyarakat agar tetap menjaga jatidiri. "Jangan sampai kita kehilangan jatidiri bangsa yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa ini,” ajak Ahmad Yohan saat berdialog dengan ratusan masyarakat Desa Kolipadan di lokasi kegiatan TMMD, Senin (23/7/2018).

Hal senada diungkapkan Anggota DPD Syafrudin Atasoge. Menurutnya bahwa semua stakeholder harus solid karena negara Indonesia terdiri dari berbagai agama, suku, ras. Jangan sampai terpecah belah hanya karena hal sepele.

"Pegang teguh Bhinneka Tunggal Ika walaupun kita berbeda baik adat istiadat, agama dan suku kita tetap dalam bingkai NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara kita,” pesannya.

Program TMMD merupakan program dari TNI yang bertujuan meningkatkan dan menyetarakan pembangunan fisik agar setara dengan daerah lainnya di Indonesia. Sedangkan sasaran non-fisik adalah melakukan berbagai sosialisasi kepada generasi muda agar lebih memahami empat konsensus tersebut.

Dandim 1624 Flotim mencontohkan, wilayah NKRI yang begitu luas mempunyai SDA yang sangat besar. Sehingga menjadi rebutan negara lain untuk menguasi Indonesia yang saat ini dikenal dengan perang Proxi War.

"Perang yang tidak terlihat aktor tetapi secara massif melemahkan sendi-sendi kehidupan seperti penyalahgunaan narkoba, kelangkaan energi, kesulitan ekonomi, perkembangan energi tidak sesuai dengan populasi dunia dan lain-lain,” jelas Letkol Inf Komang Agus MP.

Dandim Flores Timur berharap kaum muda saat ini lebih menguasai empat konsensus nasional. Empat Konsensus nasional yang dimaksud adalah meliputi UUD, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena merupakan identitas diri bangsa.
(rhs)
Berita Terkait
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Pertunjukan The Sailors...
Pertunjukan The Sailors Berhasil Hibur Para Ibu Negara di Spouse Program KTT ASEAN
Kunjungi NTT, Jokowi...
Kunjungi NTT, Jokowi Tinjau Program Percepatan Penurunan Stunting
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Ayu Azhari Giat Promosikan...
Ayu Azhari Giat Promosikan Tenun Nusa Tenggara Timur
Gempa Magnitudo 4,3...
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Larantuka Nusa Tenggara Timur
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved