Alasan Sakit, Kadishub Samosir Mangkir Dipanggil

Selasa, 10 Juli 2018 - 09:40 WIB
Alasan Sakit, Kadishub...
Alasan Sakit, Kadishub Samosir Mangkir Dipanggil
A A A
MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan (dishub) Kabupaten Samosir, Nurdin Siahaan mangkir dengan alasan sakit dalam pemeriksaan dirinya sebagai tersangka kasus tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, sesuai jadwal, Nurdin Siahaan akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut. Namun, yang bersangkutan tidak bisa memenuhi panggilan penyidik, dikarenakan Nurdin Siahaan sakit.

"Senin (9/7/2018), beliau tidak hadir sesuai dengan jadwal karena sakit. Namun, melalui pengacaranya dirinya meminta untuk diperiksa pada 18 Juli mendatang," kata Kombes Pol Tatan, Selasa (10/7/2018).

Tatan menjelaskan, pihaknya sudah menerima surat keterangan sakit yang disampaikan oleh Kuasa Hukum Nurdin Siahaan kepada tim penyidik Dirkrimum Polda Sumut. "Pekan depan yang bersangkutan akan kita panggil kembali. Datang atau tidak, nanti kita sampaikan infonya kembali," jelasnya.

Untuk diketahui dalam kasus ini, Polda Sumut telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun.‎ Kelima tersangka yakni Kadishub Samosir Nurdin Siahan, Nakhoda Kapal Motor Sinar Bangun Poltak Soritua Sagala. Kemudian, Kepala Pos Pelabuhan Simanindo Samosir Golpa F Putra dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Samosir Rihad Sitanggang serta anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang.

Untuk kasus ini para tersangka juga dijerat dengan Pasal 302 dan atau 303 UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran Jo Pasal 359 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp1,5 miliar.

Sampai dihentikannya pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba, tim SAR gabungan baru berhasil mengevakuasi 24 orang. Dimana, 21 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan 3 orang dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian, 164 orang masih menyatakan hilang di Perairan Danau Toba.
(rhs)
Berita Terkait
Air Mata Ratusan Keluarga...
Air Mata Ratusan Keluarga Korban KM Sinar Bangun Tertumpah di Danau Toba
Sandiaga Uno Bangun...
Sandiaga Uno Bangun Kereta Gantung di Kawasan Danau Toba
100 Pembalap dari 22...
100 Pembalap dari 22 Negara Bakal Adu Cepat di AJWC Danau Toba
40 Hektare Lahan di...
40 Hektare Lahan di Perbukitan Danau Toba Terbakar, 2 Terduga Pelaku Ditangkap
F1 Powerboat Pertama...
F1 Powerboat Pertama Kali Gelar Dua Pertandingan dalam Satu Hari
Punya Ballroom Terbesar,...
Punya Ballroom Terbesar, Resor Internasional Bintang 5 di Danau Toba Beroperasi 2022
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
23 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
46 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved