Sleman Minta Moratorium Pengadaan ASN Guru Dicabut

Kamis, 05 Juli 2018 - 23:30 WIB
Sleman Minta Moratorium...
Sleman Minta Moratorium Pengadaan ASN Guru Dicabut
A A A
SLEMAN - Kebijakan moratorium pengadaan calon aparatur sipil negara (ASN) sejak 2011 membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, DIY kekurangan abdi negara, terutama guru. Berdasarkan data, jumlah SD di Sleman sebanyak 503 sekolah, terdiri dari 379 SD negeri dan 124 SD swasta. Pada 2017 Sleman kekurangan 614 guru SD.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan moratorium pengadaan calon aparatur sipil negata (ASN) mendesak diakhiri agar bisa mengisi kebutuhan guru dan tenaga medis. Sebab, jumlah ASN yang pensiun cukup banyak, rata-rata 500 orang per tahun. "Atas kondisi ini kami (para kepala daerah) saat bertemu presiden Jokowi tadi pagi meminta agar ada pengadaan ASN," kata Sri Purnomo, Kamis (5/7/2018) malam.

Sri Purnomo menjelaskan Pemkab Sleman sudah menyampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Namun, dikabulkan atau tidak, diserahkan kepada pemerintah pusat. "Yang jelas untuk kebutuhkan guru, terutama guru SD, Sleman sangat mendesak, termasuk para tenaga medis," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Suyono menambahkan, kebutuhan tenaga pengajar memang cukup mendesak. Sebab, setiap tahun banyak guru yang pensiun. "Sebagai solusi sementara, menggunakan tenaga guru honarer dengan kebijakan diserahkan kepada masing-masing kepala sekolah," katanya.

Perwakilan Forum Honorer Kategori 2 (FHK2) Sleman, Eka Mujiyanta meminta pemerintah segera merevisi UU No 5/2014 tentang ASN. Dalam revisi itu poin krusialnya yaitu semua honorer K2 langsung diangkat menjadi calon ASN, tanpa harus tes maupun batasan usia. Ketentuan itu berlaku setelah tiga tahun aturan tersebut diundangkan.

"Adanya aturan tersebut tentu menjadi angin segar bagi mereka. Sebab jika dalam pengangkatan honorer K2 menjadi calon ASN tetap melalui tes dan batasan usia, jelas tidak semua honorer K2 dapat diterima. Sebagaimana dalam pengadaan ASN dari honorer K2 sebelumnya, hanya 40% dari total honorer K2 di Sleman," kata honerer K2 SMPN 3 Tempel, Sleman itu.

Honorer K2 di Sleman jumlahnya mencapai 679 orang, terdiri dari 266 guru dan 413 pegawai yang tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perhubungan (Dishub).
(amm)
Berita Terkait
Pemkab Manggarai NTT...
Pemkab Manggarai NTT Buka Rekrutmen CPNS 2024, Formasi Ini yang Dibuka
Kekurangan Tenaga, Pemkab...
Kekurangan Tenaga, Pemkab Blitar Minta Pusat Buka Lowongan Ribuan P3K dan CPNS
Kabar Gembira, Senin...
Kabar Gembira, Senin Pemkab Puncak Papua Umumkan Hasil CPNS 2018
Peserta dan Panitia...
Peserta dan Panitia Kompak Gunakan Faceshield dan Masker Saat Tes CPNS Barru
Tiap Tahun Ratusan ASN...
Tiap Tahun Ratusan ASN Pensiun, Pemkab Blitar Usulkan 1.400 Formasi
Pengumuman! Tahun Ini...
Pengumuman! Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen CPNS
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved