Rapat Paripurna, 3 Fraksi Minta Anies-Sandi Selesaikan Temuan BPK

Kamis, 05 Juli 2018 - 02:16 WIB
Rapat Paripurna, 3 Fraksi...
Rapat Paripurna, 3 Fraksi Minta Anies-Sandi Selesaikan Temuan BPK
A A A
JAKARTA - DPRD Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI Tahun Anggaran 2017 di Kantor DPRD DKI, Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno nampak menghadiri kegiatan itu. Dalam rapat tersebut, tiga fraksi DPRD DKI meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyelesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang terindikasi dan berpotensi adanya kerugian daerah.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Provinsi DKI Jakarta, Maman Firmansyah mengatakan berdasarkan temuan BPK ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengindikasikan kerugian daerah sebesar Rp11,41 miliar dan berpotensi kerugian daerah sebesar Rp66,28 miliar.

Adapun ketidakpatuhan tersebut terjadi pada kegiatan tiga kegiatan antara lain pembebasan tanah untuk pembangunan Embung Kebagusan, pengadaan perlengkapan mobil penanggulangan kebakaran pada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat dan pengadaan perlengkapan petugas penanggulangan kebakaran pada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur

"Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK dengan temuan-temuan tersebut, Fraksi PPP mendesak kepada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk segera menindaklanjuti dan menindak aparatur pemerintah yang melakukan pelanggaran sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan BPK," ujar Maman dalam rapat paripurna.

Sehingga kata Maman, ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan APBD DKI dapat lebih diminimalisir. "Dan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat dipertahankan pada pelaksanaan APBD di tahun-tahun mendatang," kata dia.

Fraksi PPP, lanjut Maman, juga mencatat temuan dalam LHP BPK yakni kekurangan jumlah dan volume penerimaan yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp2,27 miliar. Ia berharap temuan BPK dijadikan bahan pertimbangan untuk pembahasan dan penetapan APBD Perubahan DKI 2018.

"Tidak hanya itu, hasil pemeriksaan BPK dapat menjadi energi positif bagi Gubernur dan Wakil GUbernur, bukan saja untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK, tetapi juga lebih mampu meningkatkan kinerja dan pelaksanaan APBD dan pembangunan daerah," kata Maman.

Anggota Fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ruslan Amsyari juga menyoroti LHP BPK perihal masih ditemukan potensi kerugian negara. "Berdasarkan LHP BPK periode 2014 hingga 2017 ditemukan sebanyak 822 kasus senilai Rp849,2 miliar. Dari nilai tersebut, yang telah ditindaklanjuti dengan penyetoran kas daerah sebesar Rp484,5 miliar," ucap Ruslan.

Sehingga, kata Ruslan, masih ada sisa potensi kerugian daerah sebesar Rp364,7 miliar. "Kami minta penjelasan mengenai langkai eksekutif ke depan untuk mengatasi hal ini," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem Bestari Barus mengatakan opini Wajar Tanpa Pengecualian masih diikuti dengan pengungkapan 67 temuan. Temuan tersebut terdiri dari temuan kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI) sebanyak 49 temuan, kemudian temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebanyak 18 temuan.

"Seperti yang disampaikan BPKP pada 18 Mei 2018, yang di antaranya terkait pembangunan gedung rumah sakit dan puskesmas, pengelolaan dana BOS dan BOP serta pemenuhan kewajiban fasos fasum dengan pemanfaatan sistem informasi, kemudian pengadaan perlengkapan untuk penanggulangan kebakaran di tingkat suku dinas serta kegiatan pembebasan tanah untuk pembangunan terkait dinas sumber daya air yang tidak sesuai ketentuan," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
Serapan Anggaran Dinas...
Serapan Anggaran Dinas PPKUKM DKI Tembus 96,88 Persen
Berita Terkini
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
6 menit yang lalu
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
31 menit yang lalu
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
47 menit yang lalu
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
1 jam yang lalu
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
2 jam yang lalu
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
3 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved