Sultan HB X Minta Program untuk Warga Miskin Diubah

Kamis, 28 Juni 2018 - 19:00 WIB
Sultan HB X Minta Program...
Sultan HB X Minta Program untuk Warga Miskin Diubah
A A A
GUNUNGKIDUL - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengkritik data kemiskinan yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Ini lantaran parameter yang digunakan sulit digunakan mengurangi angka kemiskinan di DIY.

Untuk itu, menurut Sultan, diperlukan adanya perubahan pola pemberian bantuan bagi warga miskin. "BPS tidak mendata aset yang dimiliki. Warga Gunungkidul memang tidak memiliki deposit di bank. Namun mereka punya jati. Karena BPS tidak mendata aset. Di depan rumah ada 100 biji jati tidak dihitung. Makanya sulit untuk mengurangi kemiskinan," ujar Sri Sultan saat halalbihalal bersama pejabat dan masyarakat Gunungkidul di bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, DIY, Kamis (28/6/2018).

Pembiayaan konsumsi masyarakat di luar pendidikan dan kesehatan di bawah Rp400.000 masih dikatakan miskin. Dengan demikian jika membantu orang miskin sebulan diberikan Rp1 juta, tetapi pengeluaran non pendidikan dan kesehatan di bawah Rp400.000 tetap dianggap miskin. "Kalau seperti itu sangat sulit menjadikan mengangkat orang miskin," ujarnya.

Menurut Sultan, pendekatan pembangunan manusia semestinya tidak lagi dengan pemberian bantuan tunai tapi dengan pemberdayaan warga. "Kita ada pilot project pemberdayaan di beberapa kecamatan. Ini pilihan untuk mengurangi kemiskinan. Untuk itu perlu ada koordinasi lintas OPD dengan dana APBD, sehingga masing-masing tidak bekerja sendiri-sendiri," ucap Sultan.

Desa merupakan kunci utama dalam pemberdayaan. Untuk itu desa, terutama perangkat desa harus bekerja keras dan didukung dana dari APBD Kabupaten, Provinsi dan dana keistimewaan (danais). "Anggaran harus bisa disingkronkan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Termasuk Dinas Kebudayaan mendesain danais untuk pemberdayaan sampai pedukuhan tidak usah nunggu provinsi," ujar Raja Keraton Yogyakarta ini.

Menanggapi hal ini, Bupati Gunungkidul Badingah mengaku sudah menyiapkan langkah koordinasi bersama sejumlah OPD untuk mengentaskan kemiskinan. Koordinasi dilakukan agar program pemberdayaan tidak tumpang tindih. "Kami sangat setuju apalagi ada pilot project penanggulangan kemiskinan lewat pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Ketua Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Gunungkidul, Bambang Setiawan mengatakan, untuk menindaklanjuti program yang akan turun ke desa, para kades dan perangkat desa sudah siap. "Aturan baku perlu segera diberikan agar bisa menjadi pegangan. Yang penting adalah bagaimana sistem pendampingan dari supra desa baik kecamatan dan kabupaten," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Begini Cara Bappeda...
Begini Cara Bappeda Mengatasi Masalah Kemiskinan di Bulukumba
Ketua DPW Perindo Yogyakarta...
Ketua DPW Perindo Yogyakarta Beri Saran ke Pemkab Kulon Progo dalam Mengatasi Kemiskinan
Entaskan Kemiskinan...
Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Bekasi Rehabilitasi 2.500 Rutilahu
Pemkab Gunungkidul Fokus...
Pemkab Gunungkidul Fokus Tracking Klaster Jamaah Tabligh
Ratusan Pasien COVID-19...
Ratusan Pasien COVID-19 di Gunungkidul Tidak Dirawat di Rumah Sakit, Kenapa?
Gawat! 3 Ekor Hewan...
Gawat! 3 Ekor Hewan Ternak Mati Mendadak, Warga Gunungkidul Suspek Antraks
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
57 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
2 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
3 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
4 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved