Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Bekasi Rehabilitasi 2.500 Rutilahu
Jum'at, 03 Februari 2023 - 15:01 WIB
loading...
Pemkab Bekasi akan merehabilitasi 2.500 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di sepanjang 2023. Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mengagendakan rehabilitasi terhadap 2.500 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di sepanjang 2023. Program ini dilakukan sebagai upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
Program akan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi. Baca juga: 3.961 Warga Bekasi Berstatus Penduduk Miskin Ekstrem
“Tahun ini ada 2.500 penerima mangaat yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa. Berkolaborasi dengan Dinal Sosial dengan mengacu kepada data kemiskinan ekstrem,” kata Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir, Jumat (3/2/2023).
Dia memastikan penerima manfaat rehabilitasi Rutilahu akan diverifikasi terlebih dahulu. Hal ini agar sasaran rehabilitasi tepat bagi orang yang tercatat miskin ekstrem. Baca juga: 95.668 Penduduk Jakarta Masih Miskin Ekstrem
“Kita turun ke lapangan ini untuk memastikan. Memverifikasi data yang ada di kita, dicocokkan dengan di lapangan seperti apa, agar lebih terarah dan tidak salah sasaran,” jelas dia.
Program akan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi. Baca juga: 3.961 Warga Bekasi Berstatus Penduduk Miskin Ekstrem
“Tahun ini ada 2.500 penerima mangaat yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa. Berkolaborasi dengan Dinal Sosial dengan mengacu kepada data kemiskinan ekstrem,” kata Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir, Jumat (3/2/2023).
Dia memastikan penerima manfaat rehabilitasi Rutilahu akan diverifikasi terlebih dahulu. Hal ini agar sasaran rehabilitasi tepat bagi orang yang tercatat miskin ekstrem. Baca juga: 95.668 Penduduk Jakarta Masih Miskin Ekstrem
“Kita turun ke lapangan ini untuk memastikan. Memverifikasi data yang ada di kita, dicocokkan dengan di lapangan seperti apa, agar lebih terarah dan tidak salah sasaran,” jelas dia.
Lihat Juga :