Begini Cara Bappeda Mengatasi Masalah Kemiskinan di Bulukumba
Minggu, 27 September 2020 - 18:18 WIB
loading...
Kepala Bappeda Bulukumba Ferryawan Z. Fahmi saat melaporkan program mereka untuk menanggulangi kemiskinan. Foto: Istimewa
A
A
A
BULUKUMBA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, menyusun rencana aksi daerah (RAD) untuk menanggulangi kemiskinan di kabupaten tersebut.
Telebih untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanggulangan kemiskinan, maka pemerintah harus menjalankan secara terpadu dan memiliki data warga miskin yang jelas, agar penanggulangan kemiskinan dapat terukur dan tepat sasaran.
Baca Juga: Pembayaran Retribusi Pasar Sentral Bulukumba Pakai Sistem Non Tunai
Kepala Bappeda Bulukumba Ferryawan Z Fahmi, berupaya mengatasi permasalahan perencanaan penanggulangan kemiskinan ini dengan melakukan sinkronisasi dalam perencanaan pembangunan lintas sektor. Sebagai tahap pertama, ia telah mendorong penetapan regulasi berupa peraturan bupati sebagai dasar pelaksanaan sinkronisasi.
Selanjutnya, pihaknya juga telah membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Kemiskinan, yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari dokumen Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan dibahas setiap Musrenbang Kabupaten.
“Terobosan ini merupakan upaya menciptakan data terpadu yang menjadi bahan perencanaan program penanggulangan kemiskinan yang sinkron, terukur, terpadu dan terarah pada organisasi perangkat daerah dengan memanfaatkan data yang akurat dan valid,” ungkap Ferryawan, Minggu, (27/09/2020).
Fungsi dari sinkronisasi itu lanjutnya, adalah untuk mempertajam perencanaan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini cenderung tidak fokus dalam menyasar warga atau kelompok miskin.
Telebih untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanggulangan kemiskinan, maka pemerintah harus menjalankan secara terpadu dan memiliki data warga miskin yang jelas, agar penanggulangan kemiskinan dapat terukur dan tepat sasaran.
Baca Juga: Pembayaran Retribusi Pasar Sentral Bulukumba Pakai Sistem Non Tunai
Kepala Bappeda Bulukumba Ferryawan Z Fahmi, berupaya mengatasi permasalahan perencanaan penanggulangan kemiskinan ini dengan melakukan sinkronisasi dalam perencanaan pembangunan lintas sektor. Sebagai tahap pertama, ia telah mendorong penetapan regulasi berupa peraturan bupati sebagai dasar pelaksanaan sinkronisasi.
Selanjutnya, pihaknya juga telah membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Kemiskinan, yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari dokumen Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan dibahas setiap Musrenbang Kabupaten.
“Terobosan ini merupakan upaya menciptakan data terpadu yang menjadi bahan perencanaan program penanggulangan kemiskinan yang sinkron, terukur, terpadu dan terarah pada organisasi perangkat daerah dengan memanfaatkan data yang akurat dan valid,” ungkap Ferryawan, Minggu, (27/09/2020).
Fungsi dari sinkronisasi itu lanjutnya, adalah untuk mempertajam perencanaan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini cenderung tidak fokus dalam menyasar warga atau kelompok miskin.
Lihat Juga :