Nekad Rampas HP, Dua Sahabat Terpaksa Lebaran di Penjara

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:44 WIB
Nekad Rampas HP, Dua...
Nekad Rampas HP, Dua Sahabat Terpaksa Lebaran di Penjara
A A A
BANDUNG BARAT - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan RP dan GF terpaksa harus menjalani puasa dan lebaran dibalik jeruji besi. Keduanya berhasil diringkus oleh petugas dari Polsek Padalarang setelah melakukan aksi penjambretan HP kepada anak perempuan di sekitar Kompleks Taman Bunga, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (19/5/2018).

"Mereka merampas HP anak perempuan di Kompleks Taman Bunga dan berhasil ditangkap oleh warga dan petugas yang memergoki aksi tersebut," terang Kapolsek Padalarang Kompol Nyoman Yudhana, Sabtu (26/5/2018).

Nyoman mengungkapkan, dalam aksinya kedua pemuda itu kerap menggunakan motor secara boncengan. Sasarannya adalah kebanyakan anak perempuan SMP yang membawa HP dan sedang berjalan atau berada di tempat sepi. Nahas saat melakukan aksinya terakhir kali, keduanya dipergoki warga yang langsung mengejar mereka.

"Dari hasil penangkapan kami berhasil mengamankan dua buah HP dan satu unit sepeda motor. Berdasarkan pengembangan mereka pun telah melakukan aksi serupa di wilayah Kecamatan Cisarua," ucapnya.

Disinggung apakah keduanya merupakan anggota geng motor, Nyoman mengaku masih mengembangkan kasus ini. Yang pasti dalam melakukan aksi mereka selalu berboncengan dimana RP berperan sebagai eksekutor untuk merampas HP korbannya. "Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancaman hukuman tujuh tahun penjara," sebutnya.

Pada kasus lainnya, pihaknya juga berhasil meringkus dua pelaku curas berinisial AK dan AD warga Gunung Masigit, Cipatat, KBB. Mereka telah melakukan aksi curas motor sebanyak tiga kali di seputaran wilayah Kota Baru Padalarang. "Barang bukti yang diamankan 1 unit motor Yamaha Vega warna hitam, sementara motor Yamaha Jupiter dan Honda Beat masih dalam pencarian," tuturnya.

Salah seorang pelaku AK mengaku terpaksa melakukan aksi pencurian motor untuk memenuhi kebutuhan sehari hari keluarga karena dirinya tidak memiliki pekerjaan. Oleh karena itu setelah melakukan kejahatan barang curiannya lalu dijual dan uangnya untuk istri dan anak-anaknya. "Saya ga punya pekerjaan jadi gelap mata melakukan aksi ini," pungkasnnya.
(nag)
Berita Terkait
Tabrak Mobil dan Motor,...
Tabrak Mobil dan Motor, 2 Jambret HP di Tangsel Ditangkap Warga
Buka Lomba Digitalisasi...
Buka Lomba Digitalisasi Pasar 2025, Pramono: Copet dan Preman Perlahan-lahan Hilang
Pencopet di Demo Buruh...
Pencopet di Demo Buruh Depan DPR Diamankan
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Jeon Hye Bin Kecopetan...
Jeon Hye Bin Kecopetan Rp177 Juta di Ubud, Puji Polisi dan Jaga Citra Bali
Incar Anak Kecil, 2...
Incar Anak Kecil, 2 Penjambret Handphone di OKU Timur Ditangkap
Berita Terkini
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
41 menit yang lalu
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
1 jam yang lalu
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
11 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
12 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
14 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
15 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved