Tri Rismaharini Siapkan Lahan untuk Meledakkan Temuan Bom Surabaya

Selasa, 15 Mei 2018 - 18:25 WIB
Tri Rismaharini Siapkan...
Tri Rismaharini Siapkan Lahan untuk Meledakkan Temuan Bom Surabaya
A A A
SURABAYA - Pemkot Surabaya membantu polisi menyiapkan lahan untuk meledakkan bom berdaya ledak tinggi yang didapat dari kontrakan bomber Mapolrestabes Surabaya di Jalan Medokan Ayu VI, Surabaya.Temuan bahan peledak yang berdaya ledak lebih sempat membuat pusing aparat kepolisian untuk meledakkannya. Karena daya ledaknya lebih tinggi, maka Kapolrestabes Surabaya berencana membawa bahan peledak itu ke Pusdik Brimob Watu Kosek, Pasuruan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta untuk diledakkan di sekitar Medokan. Dia menilai jaraknya terlalu jauh kalau dibawa ke Pasuruan. Risma bersedia menyediakan lahan lebar yang jauh dari rumah penduduk. Bom berdaya ledak tinggi itu didapat dari kontrakan bomber Mapolrestabes Surabaya di Jalan Medokan Ayu VI, Surabaya.

“Rencananya memang mau dibawa ke Pusdik Brimob, karena kalau diledakkan di situ khawatir kena rumah warga. Jadi saya carikan lahan di sekitar sana. Akhirnya, kami siapkan lahan BTKD (Bekas Tanah Kas Desa) di Madokan Sawah Timur yang luas, sekarang kami sedang melakukan penggalian di sana,” ujar Risma, Selasa (15/5/2018).

Risma melanjutkan, saat ini yang paling penting dalam musibah ini adalah deteksi dini. Sebab, apabila masalah keluarga ini bisa dideteksi sejak dini, maka dapat dipastikan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak akan ada korban lebih lanjut.

“Makanya, nanti malam saya akan ketemu dengan RT/RW. Besok pagi saya akan ketemu dengan kepala sekolah dan siangnya saya akan ketemu dengan takmir masjid untuk melakukan deteksi dini hal-hal seperti ini,” tegasnya.

Pemkot Surabaya, katanya, sudah menyiapkan alat untuk mendeteksi dini warga-warga yang mencurigakan. Nantinya, pemkot bisa memantau warga itu apakah baru kembali dari luar negeri atau bagaimana, sehingga pengembangan alat ini nanti akan bekerjasama dengan pihak imigrasi dan pihak kepolisian. “Semoga segera selesai. Nanti kalau sudah siap, akan saya sampaikan ke teman-teman media,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu menambahkan, saat ini pemkot juga membentuk trauma center untuk mendampingi anak-anak korban bom di Surabaya. Meskipun, sejak awal kejadian, tim psikolog pemkot sudah mendampingi pihak keluarga yang menjadi korban bom.

“Trauma center ini anggotanya gabungan, tidak bisa pemkot saja, meskipun kami memiliki banyak psikolog. Nanti anggotanya ada dari pihak kepolisian supaya bisa mengikuti perkembangaknnya. Kami juga dampingi anak-anak di sekolah korban dan di kelas korban,” sambungnya.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu menambahkan bahwa pemkot saat ini terus mengawal dan menfasilitasi pengiriman jenazah korban, karena sudah ada yang dikirim ke Solo dan ada pula yang akan dikirim ke Pasuruan. Pemkot juga membantu pemakaman korban supaya lebih lancar. “Bahkan, kami juga berencana menanggung semua biaya pendidikan salah satu anak korban, sekarang masih kami hitung semuanya,” tegasnya.
(vhs)
Berita Terkait
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
9 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
9 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
9 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
10 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
11 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
11 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved