Perawat dan Bidan Demo, RSUD Panyabungan Lumpuh

Rabu, 09 Mei 2018 - 17:31 WIB
Perawat dan Bidan Demo,...
Perawat dan Bidan Demo, RSUD Panyabungan Lumpuh
A A A
PANYABUNGAN - Ratusan Perawat dan tenaga Bidan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, melakukan aksi unjuk rasa di halaman rumah sakit, Rabu (9/5/2018). Akibatnya, pasien rumah sakit menjadi terlantar.

Aksi demo perawat, tenaga bidan Apoteker dan farmasi ini menuntut 5 bulan Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP), belum dicairkan pihak rumah sakit. Koordinator Aksi, Siti Aisyah, tenaga Bidan Persalinan di RSUD Panyabungan mengatakan, jika uang TPP tersebut tidak dibayar, maka mereka akan mogok kerja.

"Kami akan terus melakukan aksi damai sampai uang TPP kami dibayar oleh pihak manajemen rumah sakit hari ini," ujar Aisyah.

Selain itu, ratusan perawat, bidan, apoteker dan Farmasi RSUD Panyabungan juga menuntut transparansi pihak manajemen terutama pengelolaan anggaran khususnya pembayaran uang TPP.

"Karena dari sebelum-seblumnya uang TPP kami dibayar, kenapa di tahun 2018 ini, TPP kami yang sudah memasuki bulan kelima belum juga dibayar oleh pihak rumah sakit," katanya.

Dokter Paisal yang menampung aspirasi para demonstran yang juga bagian dari RSUD Panyabungan itu meminta tuntutan massa dibuat tertulis agar dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.

"Kami harap para rekan-rekan untuk membuat aspirasi dan permintaan sebagai tuntutannya dibuat secara tertulis agar bisa dipertanggungjawabkan secara tertulis," pintanya.

Para pendemo bersikeras untuk meminta dr Paisal meneruskan aspirasi mereka kepada Direktur RSUD Panyabungan Dr Bidasari. “Iya ini akan kita sampaikan dulu kepada beliau, karena beliau sedang berada di Jakarta. Hasilnya kita akan tunggu bersama," tuturnya.

Aksi demo ratusan tenaga perawat, bidan, apoteker dan farmasi ini sempat membuat pelayanan di RSUD Panyabungan sempat lumpuh. Para pasien pun mengeluhkan karena pelayanan RSUD terhambat.
Ibu Dewi, seorang pasien yang sedang menggendong anaknya untuk berobat ke RSUD Panyabungan mengatakan, sudah hampir 3 jam menunggu untuk dilayani.

Sayangnya, setiap ruangan kerja tidak ada pegawainya. "Saya sangat kecewa, karena sebelumnya tidak pernah kejadian seperti ini," keluh Ibu Dewi.
(rhs)
Berita Terkait
Izin Operasional Habis,...
Izin Operasional Habis, Pelayanan RSUD dr. Husni Thamrin Natal Berhenti Sementara
Banjir Mandailing Natal...
Banjir Mandailing Natal Rusak Rumah, Warga Mengungsi
Giliran Mandailing Natal...
Giliran Mandailing Natal Diguncang Gempa Bumi 3,7SR
Penampakan Parasit di...
Penampakan Parasit di Perut Ikan Sungai Batang Gadis yang Resahkan Nelayan
Tradisi Mangalame Orang...
Tradisi Mangalame Orang Mandailing dalam Rayakan Hari Raya Idul Fitri
Hujan Deras Akibatkan...
Hujan Deras Akibatkan Banjir Bandang di Mandailing Natal
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved