Ini Kronologis 13 Nelayan NTT Ditangkap Kapal Patroli Australia

Sabtu, 28 April 2018 - 17:31 WIB
Ini Kronologis 13 Nelayan...
Ini Kronologis 13 Nelayan NTT Ditangkap Kapal Patroli Australia
A A A
KUPANG - Sebelum ditangkap Kapal Patroli Australia, dua kapal Nelayan ini berangkat dari pelabuhan Perikanan Tenau Kupang pada waktu yang berbeda. Kapal Motor Nelayan (KMN) Permataku berangkat dari pelabuhan Perikanan Tenau pada 10 April 2018, sedangkan Kapal Motor Nelayan berangkat pada 17 April 2018 dengan tujuan Laut Timor menggunakan alkap handline.

Beberapa hari kemudian, dua kapal itu terdeteksi Tim Patroli Kelautan Australia sehingga langsung ditahan. Sejak saat itu, keluarga pun tidak bisa menghubungi para nelayan karena nomor telepon selularnya (Ponsel) tidak aktif lagi.

Mardian Novita Sari, istri seorang nelayan bernama Efraim Radja, asal Nunbaun Sabu, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, berusaha menghubungi ponsel suaminya, namun tidak aktif. Belakangan diperoleh kabar dari Angkatan Laut bahwa suaminya bersama 13 nelayan lainnya ditahan di Australia.

"Tanggal 22 itu pernah saya telepon tapi tidak diangkat. Kemudian ponselnya off dan tidak dapat dihubungi lagi. Kami tahu informasi dari angkatan laut," tutur Mardian Novita Sari.

Setelah mendapat informasi tersebut, Mardian Novita Sari melapor ke Stasiun Pemantau Keamanan dan Keselamatan laut(SPKKL) Badan Kemanan Laut (Bakamla) NTT. Dia berharap pemerintah dapat membantu menfasilitasi suami dan rekan nelayan lainnya agar bisa pulang ke Indonesia. "Kalau bisa, suami saya dan teman-temannya bisa dipulangkan dari Australia," katanya.

Suami Mardian Novita Sari, Efraim Radja merupakan seorang nelayan yang naik Kapal Motor Nelayan (KMN) Permataku (3 Gt). Kapal tersebut dinakhodai Samsuri dengan 4 kru, di antaranya Efendy, Muhamad, Efraim Radja, dan Raska Ramadan.
(wib)
Berita Terkait
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Ini Baru Diketahui...
Nelayan Ini Baru Diketahui Hilang saat Kapal Berlabuh
Jatuh dan Hilang saat...
Jatuh dan Hilang saat Melaut, Nelayan Tanjung Labu Ditemukan Tewas
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Perahu Nelayan Tenggelam...
Perahu Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Bidadari, Satu Hilang
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
10 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
13 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
14 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
14 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
14 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved