Ribuan Pedagang Pulsa Demo, 4.000 Personel Polri/TNI Diturunkan

Senin, 02 April 2018 - 14:40 WIB
Ribuan Pedagang Pulsa...
Ribuan Pedagang Pulsa Demo, 4.000 Personel Polri/TNI Diturunkan
A A A
JAKARTA - Ribuan pedagang pulsa dan seluler yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang ini.

Untuk menjaga aksi unjuk rasa, ribuan aparat gabungan dari Polri dan TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diturunkan ke lokasi. "Ada 4.000 personel Polri dibantu TNI dan pemda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (2/4/2018).

Selain untuk menjaga jalannya aksi, keberadaan petugas di lapangan juga untuk mengatur lalu lintas. Sebab, massa menjadikan parkir kawasan Monas dan Patung Kuda sebagai titik kumpul. Diperkirakan massa yang ikut aksi mencapai 5.000 orang.

Argo pun memastikan petugas gabungan akan mengawal jalannya aksi hingga usai. Adapun tuntutan mereka adalah meminta pembatalan kebijakan pembatasan 1 NIK maksimal untuk 3 kartu SIM. "Tuntutan mereka adalah mendesak Kemenkominfo menghapus aturan penggunaan 1 NIK hanya 3 kartu," sebut Argo.

Massa menilai kebijakan pembatasan tersebut sangat merugikan mereka. Sebab bagi pedagang seluler, penjualan kartu perdana merupakan komoditas seluler yang memberikan kontribusi pendapatan signifikan. Pembatasan tersebut dikhawatirkan akan mematikan bisnis outlet seluler.
(thm)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
9 menit yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
28 menit yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
2 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
4 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved