Dikejar-kejar Calon Jamaah Umrah, Rumah Bos Nazaret Travel Sepi Penghuni

Selasa, 27 Maret 2018 - 02:01 WIB
Dikejar-kejar Calon...
Dikejar-kejar Calon Jamaah Umrah, Rumah Bos Nazaret Travel Sepi Penghuni
A A A
TANGERANG SELATAN - Sekira 500 calon jamaah umrah menggeruduk kantor Nazaret Tours and Travel di bilangan Fifo Resto, Jalan Ir H Juanda, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka mencari keberadaan, Hayat Hidayat, bos dari perusahaan bisnis travel umrah yang diduga sengaja melarikan diri dari tanggung jawabnya.

Setelah diselidiki, rupanya kediaman Hayat berdasarkan identitas KTP tidak sesuai kenyataan di lapangan. Di sana, alamatnya tertera di Jalan H Usman Nomor 31, RT04 RW06, Rempoa, Ciputat Timur. Namun saat didatangi, alamat tersebut hanyalah berupa bangunan kontrakan kusam. Warga sekitar pun tak ada yang mengenal nama Hayat.

Barulah diketahui, jika Hayat ternyata beralamat tinggal di TreVista Residence, Blok B4 Nomor 9, RT03 RW07, Cipayung, Ciputat, Tangsel. Begitu disambangi, rumah sederhana itu sudah tak berpenghuni. Diduga, Hayat beserta keluarganya telah lama pergi meninggalkan kediamannya.

"Kalau Pak Hayat tinggal di situ sudah hampir 1 tahun ini, tapi sejak sekira 4 bulan terakhir dia dan keluarga enggak pernah kelihatan lagi ada di rumah, nggak tau perginya ke mana," ujar Tabrani, Ketua RT03 ditemui di kediamannya yang tak jauh dari komplek TreVista Residence, Senin (26/3/2018).

Hal senada diperkuat oleh keterangan salah satu petugas sekuriti TreVista Residence, dikatakan jika Hayat telah lama tak terlihat di komplek. Bahkan, satu bulan terakhir cukup banyak orang yang datang mencarinya dengan berbagai keperluan.

"Dia orangnya baik, ramah, jadi suka negur kalau ketemu di pos depan. Tapi memang kita sudah beberapa pulan ini nggak pernah lihat dia, kan biasanya bawa mobil Mitsubishi Pajero. Banyak juga yang nyari, pernah ada dari Debt Kolektor, terus ada juga ngakunya dari calon jamaah umrah di travel Nazaret, macem-macem keperluannya," terang petugas sekuriti TreVista Residence yang enggan disebut namanya.

Sepintas terlihat, kediaman Hayat nampak tanpa pagar pembatas halaman. Di bagian teras rumah, hanya ada kereta dorong bayi berwarna merah yang sudah dikotori debu. Beberapa pasang sepatu dan sandal juga masih tertata di atas rak plastik yang terletak di depan pintu masuk rumah.

Hayat dan istrinya, Husni Mulia atau biasa disapa Nara Nazareth, berperan sebagai pemilik perusahaan Nazaret Tours and Travel. Mereka telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penipuan. Tercatat ada sekira 500 calon jamaah yang tak kunjung diberangkatkan umrah, padahal seluruh biaya yang dibebankan telah dibayar lunas.

Tiap calon jamaah diharuskan membayar biaya umrah yang dianggap cukup ringan, yakni antara Rp14,5 juta hingga Rp20 juta. Dana itu bisa dicicil dan harus diinvestasikan selama 1 tahun lamanya, sebelum keberangkatan.

Sayangnya semua itu berakhir tragis, para calon jamaah yang berasal dari Jabodetabek hingga daerah lain di Pulau Jawa dan luar Jawa, terus menerus hanya dijanjikan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Beberapa kali mediasi telah dilakukan, tapi tetap saja Nazaret Travel tak bisa memberi kepastian, bahkan kantornya sudah tak beraktifitas sejak satu bulan yang lalu.
(kri)
Berita Terkait
Impian Umrah Ribuan...
Impian Umrah Ribuan Korban First Travel Kembali Terbuka
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Pekerja Travel di Cirebon...
Pekerja Travel di Cirebon Gelapkan Uang Umrah Rp1,3 Miliar, Korban Puluhan Jamaah
Digendam, Pasangan Lansia...
Digendam, Pasangan Lansia Serahkan Uang Umrah Rp120 Juta
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
19 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
47 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
52 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved