Gus Ipul Dorong Perusahaan Besar Gandeng UMKM

Senin, 19 Maret 2018 - 16:36 WIB
Gus Ipul Dorong Perusahaan...
Gus Ipul Dorong Perusahaan Besar Gandeng UMKM
A A A
SIDOARJO - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan buruh pabrik kertas PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Senin (19/3/2018). Pada kesempatan itu, Gus Ipul berharap agar perusahaan besar bisa bersinergi dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim.

Gus Ipul tiba di lokasi pabrik pukul 11.00 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh jajaran direksi dan para buruh pabrik kertas yang berdiri sejak tahun 1972 ini. Para buruh bahkan ada yang mengenakan atribut topi bergambar Gus Ipul. Dalam sambutannya, Gus Ipul mendorong agar ada sinergi antara perusahaan besar dan kecil. Sehingga, semua industri yang ada di Jatim bisa maju berkembang.

"UMKM misalnya, harus digandeng perusahaan besar. Sebab, UMKM menjadi salah satu aspek yang signifikan mengurangi pengangguran," katanya.

Dia mengungkapkan, salah satu masalah serius yang dihadapi Jatim adalah pengangguran. Data Pemprov Jatim menunjukkan, per Februari 2017, angkatan kerja di Jatim berjumlah 20,89 juta orang, bertambah 392.000 dibanding Februari 2016. Sedangkan penduduk usia 15 tahun ke atas tercatat 30,31 juta orang. Dari jumlah angkatan kerja tersebut, yang bekerja sebanyak 20,03 juta orang. Selebihnya, 855.000 orang masih menganggur.

"Perusahaan besar banyak membantu untuk ikut mengurangi pengangguran. Misalnya untuk PT Tjiwi Kimia ini yang mana bisa menyerap hingga 8.000 tenaga kerja," ujarnya.

Namun, pihaknya tak lantas akan mengandalkan perusahaan besar saja dalam menyerap tenaga kerja. Apalagi, dari sisi persentase, perusahaan besar hanya bisa mengurangi sekitar 3% dari total angkatan kerja di Jatim. Sisanya, tenaga kerja di Jatim banyak diserap sektor UMKM. Inilah pentingnya sinergitas antara UMKM dan perusahaan besar. "Perusahaan besar tak perlu diganggu. Perusahaan menengah kita fasilitasi, sedangkan yang kecil kita dampingi."

Langkah sinergitas yang bisa dilakukan satu di antaranya dengan memberikan pendampingan. Perusahaan besar bisa menjadi contoh dalam mengembangkan industri rumahan, mulai dari sisi permodalan, hingga manajerial.

"Saya begitu masuk ke perusahaan ini sangat terkesan. Saya lihat perusahaan ini sangat bersih dan rapi. Ke depan, kami akan mengajak industri yang kecil-kecil itu ke sini supaya mereka bisa mencontoh," jelasnya.
(zik)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Gus Yusuf PKB Anggap...
Gus Yusuf PKB Anggap Sudaryono Cocok Pimpin Jateng
Timses Khofifah di Pilgub...
Timses Khofifah di Pilgub Jatim Pimpin Pemenangan Kelana-Dwi Astuti
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
Pilgub Jatim, Gerindra...
Pilgub Jatim, Gerindra Fokus Pemenangan Khofifah
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
4 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved