Jalan DI Panjaitan Dibetonisasi Lalu Lintas Macet 2 Km

Minggu, 04 Maret 2018 - 22:26 WIB
Jalan DI Panjaitan Dibetonisasi...
Jalan DI Panjaitan Dibetonisasi Lalu Lintas Macet 2 Km
A A A
JAKARTA - Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Minggu (4/3/2018). Kemacetan diakibatkan perbaikan ruas jalan tersebut yang menggunakan sistem betonisasi.

Berdasarkan pantauan, Jalan DI Panjaitan Raya atau By Pass, tepatnya kawasan Prumpung arah Jatinegara pada Minggu (4/3) pagi terpantau macet. Padahal, lalu lintas dari arah Cawang sebelumnya sangat lengang, pengendara yang melintas pun dapat memacu kendaraannya lebih dari 80 kilometer per jam.

Tetapi sesampainya kawasan Prumpung, kemacetan sudah terlihat dari seberang SPBU Prumpung mengarah flyover Jatinegara. Kendaraan yang semula meluncur kencang seketika melambatkan kendaraannya lantaran ada penutupan satu lajur jalan yang tengah diperbaiki petugas.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yudi Febriadi mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan hingga Minggu (4/3) pagi itu karena beragam pertimbangan. Salah satunya karena jalan kerap kali rusak akibat tingginya kendaraan yang melintas.

Kerusakan jalan tersebut lanjut Yudi, seringkali menyebabkan kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor. Para pengendara dilaporkan terperosok lubang dan terjatuh, sementara kondisi lalu lintas di jalan yang terbentang mulai dari Cawang, Jakarta Timur hingga Kelapa Gading, Jakarta Utara itu sangat padat.

Untuk itu, kata Yudi, perbaikan menggunakan betonisasi agar cepat mengering dan jalan tidak mudah rusak. “Pekerjaan sudah dimulai sejak malam, Jalan DI Panjaitan pada sisi barat arah utara dan timur arah selatan segera dibuka apabila konstruksi dinilai telah kering sempurna,” kata Yudi saat dihubungi pada Minggu (4/3/2018).

Yudi menjelaskan, perbaikan Jalan DI Panjaitan yang banyak mengalami kerusakan badan jalan dilakukan pada malam hari mengingat lalu lintas yang sangat padat pada lokasi tersebut. Berdasarkan perhitungannya, apabila pekerjaan dilakukan pada malam hari, siang hingga sore hari jalan beton sudah dapat dilintasi kendaraan.

Artinya, penutupan hingga mengakibatkan kemacetan terkait perbaikan jalan pada Minggu (4/3) pagi hanya berlangsung singkat. Sebab, pekerjaan sudah dimulai sejak malam. “Cuma sekitar delapan-sembilan jam juga sudah ketinggian,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan yang tengah melintas dikemacetan mempertanyakan perbaikan jalan yang seharusnya dapat dilakukan pada malam hari, sehingga tidak mengganggu lalu lintas pada waktu aktivitas warga.

“Gila ini macet sampai dua kilo cuma gara gara perbaikan jalan siang hari,” ujar pengguna kendaran roda dua itu.
(whb)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved