Polisi Bakal Periksa Ahok Terkait Kasus Reklamasi

Selasa, 30 Januari 2018 - 09:29 WIB
Polisi Bakal Periksa...
Polisi Bakal Periksa Ahok Terkait Kasus Reklamasi
A A A
JAKARTA - Polisi terus menelusuri kasus dugaan korupsi di proyek reklamasi Jakarta. Saat ini, polisi tengah memeriksa saksi-saksi, termasuk dari jajaran Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, tak menutup kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) pun diperiksa.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamerta mengatakan, alasan polisi berpeluang meminta keterangan Ahok karena mengetahui duduk perkara dalam kasus tersebut. Bukan hanya Ahok, Gubernur DKI Jakarta saat ini yakni Anies Baswedan juga bisa saja dipanggil.

"Nanti kita lihat, potensinya pasti ada (pemanggilan Ahok). Bagaimana juga kami harus menggali semua keterangan, semua sumber yang mengerti mengenai reklamasi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/1/2018).

Namun, dia belum bisa memastikan kapan polisi akan memeriksa Ahok dan Anies dalam kasus dugaan korupsi proyek reklamasi. Menurutnya, Ahok dan Anies perlu dimintai keterangan agar polisi tidak salah mengambil keputusan dalam gelar perkara. "Kami tidak (ingin) salah di dalam mengambil sebuah kesimpulan nantinya," katanya.

Dia menerangkan, polisi sudah memeriksa beberapa pejabat Pemprov DKI dan telah mendapatkan sejumlah dokumen berkaitan proyek reklamasi. Adapun saksi yang diperiksa dari internal Pemprov DKI sudah sebanyak 20 orang.

"Banyak pemeriksaan ke pihak internal pemerintah daerah, karena pemerintah daerah di situ banyak dokumen yang kita dapatkan," jelasnya.

Selain pejabat daerah, tambah Adi, polisi juga akan memintai keterangan pejabat pemerintah pusat, termasuk memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Namun, pemeriksaan tersebut tak jadi dilakukan karena Menteri Sofyan sedang cuti kerja. "Nanti kita akan jadwalkan ulang sesuai kesediaan beliau ya, saat beliau sudah aktif kembali bekerja," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved