Kebut Proyek Flyover dan Underpass, Pengerjaan Dilakukan Siang Malam

Senin, 29 Januari 2018 - 04:31 WIB
Kebut Proyek Flyover...
Kebut Proyek Flyover dan Underpass, Pengerjaan Dilakukan Siang Malam
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan jalan tak sebidang dalam kegiatan anggaran 2017 molor hingga Februari-Maret 2018 dari seharusnya akhir tahun lalu. Pengerjaan siang malam pun menjadi langkah antisipasi Pemprov DKI untuk mempercepat pembangunan flyover dan underpass itu.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan Tidak Sebidang, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hananto Krisna mengatakan, enam pembangunan jalan tak sebidang berupa tiga flyover dan tiga underpass yang masuk dalam kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, meleset dari target penyelesaian akhir tahun lalu.

Hingg saat ini, kata Hananto, baru Flyover Pancoran yang sudah difungsikan pada 15 Januari lalu. Sementara Flyover Cipinang Lontar dan Flyover Bintaro diperkirakan baru selesai dikerjakan pada Februari mendatang. Termasuk Underpass Kartini yang diperkirakan baru selesai Fabruari. Adapun untuk Underpass Matraman direncanakan selesai Maret. Sedangkan Underpass Mampang direncanakan selesai pada April mendatang.

"Mohon bersabar pada masyarakat. Kami berupaya untuk mempercepat pekerjaan di lapangan sehingga flyover dan underpass yang sedang kita bangun bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak," kata Hananto melalui pesan singkatnya.

Hananto menyebutkan, molornya enam pembangunan jalan tak sebidang itu dari target 2017 disebabkan cuaca dan traffic lalu lintas di sekitar kawasan proyek yang padat. Namun, hal itu sudah diperhitungkan dari awal sehingga sudah ada langkah antisipatif. Di antaranya pekerjaan dikebut siang malam sebagai upaya percepatan pengerjaan.

Selain itu, lanjut Hananto, pengerjaan juga terkendala utilitas diluar perkiraan, khususnya dalam pembangunan underpass. Misalnya, utilitas pipa PDAM di Underpass Kartini dan utilitas pipa kuno buatan kolonial Belanda serta kabel PLN tegangan tinggi berkekuatan 150 KV di Underpass Matraman.

"Tetap kami upayakan percepatan-percepatan di lapangan untuk capai target. Kami lakukan galian open cut untuk menggeser pipa dan kabel PLN tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Nirwono Joga tidak terlalu heran dengan molornya pembangunan tak sebidang dalam anggaran 2017 itu. Sebab proses perencanaan hingga pelelangan sebelum kegiatan pelaksanaan, terlalu berlarut-larut.

Nirwono mendorong agar Pemprov DKI bersama DPRD dan segera melakukan lelang fisik pada awal tahun, sehingga tidak ada alasan bagi siapapun tentnag waktu yang tersedia tidak cukup. "Kendala cuaca, utilitas ataupun sebagainya itu bisa diatasi apabila proses administrasi yang membuat tertunda pelelangan diselesekan di awal tahun. Terpenting perencanaannya harus matang," ujarnya.
(thm)
Berita Terkait
Jalani Protokol Covid-19,...
Jalani Protokol Covid-19, Proyek Flyover dan Underpass di Jakarta Terus Berjalan
Tak Lagi Ibu Kota Negara,...
Tak Lagi Ibu Kota Negara, Jakarta Butuh Rp300 Triliun Bangun Infrastruktur
Di Ajang JIF 2023, Pemprov...
Di Ajang JIF 2023, Pemprov DKI Jakarta Tawarkan 21 Proyek kepada Investor
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Perkuat Jaringan Komunikasi,...
Perkuat Jaringan Komunikasi, JIP Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Milik Pemprov DKI
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
14 menit yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
20 menit yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
1 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
1 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
2 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved