Program Sertifikasi Tanah di Cimahi Tak Capai Target

Selasa, 23 Januari 2018 - 07:17 WIB
Program Sertifikasi...
Program Sertifikasi Tanah di Cimahi Tak Capai Target
A A A
CIMAHI - Program sertifikasi tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cimahi tahun 2017 tidak mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan data dari 40 ribu bidang tanah yang ditargetkan, hanya sekitar 18.631 tanah yang berhasil disertifikasi.

Kepala BPN Kota Cimahi Roni Alex Woruntu mengungkapkan, tidak terealisasinya target sertifikasi tanah di Kota Cimahi disebabkan belum bisa membuktikan kepemilikan tanah secara tertulis. Selain itu banyak pemilik tanah yang tidak menatap di Cimahi sehingga proses pendataannya membutuhkan waktu lama.

"Ada masyarakat yang menyatakan bahwa tanah itu milik mereka, tapi hanya secara lisan. Sehingga butuh waktu untuk pembuktiannya," kata dia usai penyerahan sertifikasi tanah hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Gedung Technopark Cimahi, kemarin.

Menurutnya dari total sekitar 18.631 yang disertifikatkan, sekitar 8.551 sertifikat belum bisa diserahkan kepada pemiliknya akibat ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi.

Sementara sertifikat tanah hasil PTSL telah dibagikan sebanyak 2.499 bidang tanah. Sedangkan yang siap diserahkan mencapai 6.575 sertifikat tanah.

Hingga kini total keseluruhan bidang tanah di Kota Cimahi yang telah disertifikatkan mencapai 90 ribu bidang tanah, dari total sekitar 120 ribu bidang tanah yang ada di Kota Cimahi.

"Kami berharap tahun 2018 ini semua tanah yang belum bersertifikat itu bisa disertifikatkan," harapnya.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menegaskan, pembuatan sertifikat tanah bagi warga Kota Cimahi tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Seluruh biaya akan ditanggung Pemerintah Kota Cimahi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi yang besarannya persertifikat mencapai Rp150.000.

"Proses pengurusan sertifikat itu gratis karena anggarannya ditanggung oleh Pemkot Cimahi," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Digitalisasi Sertifikat...
Digitalisasi Sertifikat Tanah Mandek, OJK Sebut Bank Belum Sepaham
Penggunaan Sertifikat...
Penggunaan Sertifikat Tanah Elektronik Dinilai Mengkhawatirkan
Hadiri Peluncuran Sertifikat...
Hadiri Peluncuran Sertifikat Elektronik di Istana, IPPAT Puji Terobosan Kementerian ATR
Sertifikat Tanah Elektronik...
Sertifikat Tanah Elektronik Mulai Diterapkan Tahun Ini, Seberapa Efektif Melawan Mafia Tanah
BPN Luwu Serahkan 1.535...
BPN Luwu Serahkan 1.535 Sertifikat Redistribusi Tanah Pertanian
Cegah Pemalsuan, Menteri...
Cegah Pemalsuan, Menteri ATR akan Keluarkan Sertifikat Tanah Elektronik
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
2 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
3 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
4 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
14 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
16 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
16 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved