Pemkab Blitar Mulai Pantau Perkembangan Ojek Online

Jum'at, 19 Januari 2018 - 20:47 WIB
Pemkab Blitar Mulai...
Pemkab Blitar Mulai Pantau Perkembangan Ojek Online
A A A
BLITAR - Pemerintah Kabupaten Blitar mulai memantau perkembangan angkutan umum berbasis ojek online. Sudah dua bulan ini angkutan yang menggunakan sistem internet itu banyak dijumpai di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar.

"Laporan yang kita terima mereka (ojek online) juga mangkal di sejumlah titik," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Toha Mashuri kepada wartawan, Jumat (19/1/2018).

Dengan meletakkan ciri identitas pada jaket dan helm, driver ojek online sepeda motor lebih mudah dikenali dibandingkan driver roda empat. Meski beraplikasi sama, driver mobil tidak memperlihatkan identitas secara terbuka. Dari data yang dihimpun, selain Gojek ada juga Grab. Terutama para pegawai dan para orang tua yang tidak berketerbatasan waktu mengantar jemput anaknya ke sekolah, lebih memilih ojek online.

"Dan sepertinya masyarakat telah menerima dan menikmati keberadaan ojek online," terang Toha.

Secara izin Toha memastikan belum ada yang mengurus perizinan. Fenomena ini cukup dilematis. Sebab hingga kini ojek online maupun konvensional bukan termasuk angkutan umum yang wajib mengurus ijin operasional.

"Kita sendiri juga belum mendapat petunjuk yuridis (terkait ojek online) dari kementerian perhubungan," jelasnya. (Baca: DPR Desak Pemerintah Terbitkan Aturan Ojek Online )

Kendati demikian, dinas perhubungan setempat tidak akan membiarkan begitu saja. Sebab sebelum muncul ojek online sejumlah trayek transportasi umum menjadi domain bisnis angkutan (mobil penumpang umum).

Hal itu perlu diwaspadai mengingat di sejumlah daerah seringkali muncul gejolak. "Karenanya kita terus melakukan pemantauan," tegasnya.

Nurul, salah seorang warga Wonodadi, Kabupaten Blitar menilai keberadaan ojek online cukup banyak membantu. (Baca: DKI Sindir Kebijakan Pusat soal Penanganan Ojek Online )

Seperti para pegawai yang lain. Dengan adanya ojek online beban mengantar anak ke sekolah menjadi lebih ringan. "Bagi masyarakat kebanyakan keberadaan ojek online sangat membantu. Saat ini yang dibutuhkan masyarakat selain cepat juga nyaman. Dan ojek online memiliki standar itu semua," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Naik Ojol, Gojek Imbau...
Naik Ojol, Gojek Imbau Penumpang Bawa Helm Sendiri
Mantan Petinggi Amazon...
Mantan Petinggi Amazon dan Microsoft Jadi CTO di Gojek
ORASKI Perjuangkan Kesejahteraan...
ORASKI Perjuangkan Kesejahteraan Pengemudi Online, Tolak Intervensi Berlebihan
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Ribuan Pengemudi Angkutan...
Ribuan Pengemudi Angkutan Online di Malang Raya Mogok Massal, Ini Tuntutannya
Ojol Kembali Beroperasi,...
Ojol Kembali Beroperasi, Tapi Tidak Bisa Order di Zona Merah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
26 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved