Diduga Terlibat Korupsi Dana APBDes, Ketua BPD Ditangkap Kejari

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:40 WIB
Diduga Terlibat Korupsi...
Diduga Terlibat Korupsi Dana APBDes, Ketua BPD Ditangkap Kejari
A A A
PELAIHARI - Kejari Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (15/01/2018) malam mengamankan Zainuddin, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kurau Utara (Kurut), Kecamatan Bumi Makmur.

Zainuddin diamankan karena diduga terlibat mark up atau penggelembungan pembangunan proyek fisik yang bersumber dari dana APBDes Tahun Anggaran 2016.

Pria yang akrab disapa Udin dijemput petugas di kediamannya di kawasan Handil Suruk, Kuarau Utara, Kecamatan Bumi Makmur, setelah sebelumnya Kejari menemukan dua alat bukti yang cukup untuk melakukan penahanan.

Sebelum mengamankan Zainuddin, pihak Kejari Tanah Laut mengamankan tersangka lainnya Fahriah, Pelaksana Tugas Kepala Desa Kurau Utara. Fahriah ditangkap pada 23 Agustus 2017 dan saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Kedua aparatur Desa Kurau Utara ini diduga telah melakukan penggelembungan biaya beberapa proyek fisik APBdes Tahun Anggaran 2016. Berdasarkan hasil audit BPK dari sekitar Rp850 juta lebih dana APBDes yang digunakan untuk pembangunan beberapa proyek fisik itu, negara berpotensi dirugikan Rp290 juta.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanah Laut Stirman Eka Priya Samudera SH membenarkan saat ini pihaknya sudah mengamanan Zainuddin Ketua BPD Desa Kurau Utara.

"Kami sudah mengamankan saudara Zainuddin selaku Ketua BPD Desa Kurau Utara dan saat ini kami titipkan di Rutan Kelas IIB Pelaihari," kata Stirman saat dikonfirmasi, Senin (15/1/2018) Malam.

Ditakan, Ketua BPD Kuarau Utara itu ditetapkan sebagai tersangka setelah tim penyidik Kejari Tanah Laut menemukan dua alat bukti permulaan. "Yang bersangkutan (Zainuddin) kami tahan 20 hari kedepan untuk memudahkan pemeriksaan lanjutan," pungkasnya.

Kasus penggelembungan pembangunan proyek fisik di Desa Kurau Utara ini terungkap dari adanya laporan warga mengenai beberapa proyek fisik di Desa Kurau Utara, seperti pembuatan sumur bor, pengurukan dua lokasi kuburan, pembangunan dua jembatan dan perbaikan jalan serta pembuatan siring beton.
(nag)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
3 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
5 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
6 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
8 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
8 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved