Rapat Pleno DPD Golkar Jabar Tolak Pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien

Jum'at, 15 Desember 2017 - 21:57 WIB
Rapat Pleno DPD Golkar...
Rapat Pleno DPD Golkar Jabar Tolak Pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien
A A A
BANDUNG - Seluruh pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat menolak rekomendasi pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien Syafiuddin di Pilgub Jabar 2018. Keputusan itu diambil melalui rapat pleno yang digelar di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jumat (15/12/2017).

Sekretaris DPD Golkar Jabar Ade Barkah menyatakan, hasil rapat pleno itu akan disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Jakarta, Senin 18 Desember 2017.

"Sekarang sedang dibuat surat (keputusannya), Senin akan kita sampaikan dan tadi sudah disepakati oleh semua pengurus, bahwa hasilnya mengikat. Artinya, tidak bisa ditawar-tawar lagi," tegas Ade seusai rapat pleno.

Dia menyebut, pencabutan dukungan kepada Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin didasari alasan seluruh kader Golkar di daerah melakukan penolakan, meski pihaknya sudah melakukan sosialisasi sesuai arahan DPP Partai Golkar. Ade menegaskan, keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang matang dan sesuai mekanisme partai.

Salah satu indikatornya adalah keputusan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Karawang yang sudah memutuskan mengusung Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi sebagai calin gubernur (cagub) Jabar.

"Pokoknya pleno tadi bersikap bahwa rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP kami tolak, kami tolak, kami kembalikan. Kami meminta DPP untuk mengeluarkan rekomendasi sesuai dengan kader partai di daerah," tegasnya lagi.

Alasan lain tuntutan pencabutan dukungan itu, kata Ade, adalah sikap Ridwan Kamil yang tidak menunjukan itikad baik untuk berkomunikasi serta menemui pengurus DPD Partai Golkar Jabar.

"Setelah mendapat rekomendasi, tapi pengantinnya (Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien) tidak ada yang datang, dua-duanya tidak sowan," sesalnya.

DPD Partai Golkar Jabar optimistis tuntutan mereka akan diwujudkan pengurus DPP Partai Golkar. Dia mengakui, kemungkinan besar Ridwan Kamil akan ditinggalkan. "Ya sepertinya begitu, 91% (ditinggalkan)," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Usung Dedi Mulyadi di...
Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024, Golkar Siapkan Beberapa Nama Kandidat Wakil Gubernur
Golkar Tunggu Hasil...
Golkar Tunggu Hasil Evaluasi Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta atau Jabar
Beri Sinyal RK Maju...
Beri Sinyal RK Maju di Jakarta, Golkar Dukung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar 2024
Jusuf Hamka Siap Dampingi...
Jusuf Hamka Siap Dampingi Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Pilgub Jakarta atau...
Pilgub Jakarta atau Jabar? Golkar Putuskan Nasib Pencalonan Ridwan Kamil Juli 2024
DPP Partai Perindo Silaturahmi...
DPP Partai Perindo Silaturahmi ke Dedi Mulyadi, Diskusi Potensi Jawa Barat
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
42 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
59 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved